BNNK Sebut Surakarta Posisi Kedua Kasus Narkoba Terbanyak di Jateng

  • 13 Jun 2024 08:51 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surakarta, menyebutkan bahwa kota Bengawan berada di posisi kedua pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba se- Jawa Tengah di bawah Semarang yang ada diposisi pertama.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BNNK Surakarta, AKBP I Gede Nakti Widhiarta dalam acara Coffee Morning penguatan publikasi kelembagaan bersama Wartawan-wartawan Solo di Aula Gedung BNNK, Laweyan, Surakarta pada Rabu (12/6/2024).

"Datanya kita dapat dari BNN Provinsi. Bapak Kepala BNN datang ke Kota Surakarta memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek). Jadi beliau menyampaikan bahwa tingkat pertama itu pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Semarang. Jadi Solo masuk peringkat kedua," kata AKBP I Gede Nakti Widhiarta.

Lebih lanjut, Kepala AKBP I Gede Nakti juga menjelaskan ada banyak faktor yang menyebabkan kota Surakarta bisa menduduki posisi kedua dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba se-Jawa Tengah.

"Banyak faktor dan mungkin juga karena Solo ini banyak pintu masuknya. Jalur-jalur masuk Stasiunnya banyak sini, kemudian mungkin karena jumlah penduduknya banyak dan Solo ini kan sudah mulai berkembang. Mungkin banyak industri juga di sini. Salah satu peredaran gelap narkoba dari karyawan industri," katanya menambahkan.

BNNK Surakarta sendiri selama pengungkapan kasus, paling banyak menemukan dari barang kiriman berupa paket dan belum pernah mendapatkan kasus dari lokasi-lokasi dunia malam yang sering didatangi anak-anak muda.

Selama 2023 sendiri, kondisi peredaran gelap narkoba di Kota Surakarta sangat memprihatinkan. Petugas berhasil mengungkapkan 130 kasus dari 45 kelurahan di Kota Surakarta. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....