Bocah di Jombang Minggat Usai Dinasehati Sang Ibu
- 01 Jun 2024 21:15 WIB
- Kediri
KBRN, Jombang: Seorang bocah laki-laki MI (12), asal Desa/Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, nekat minggat dari rumah setelah dinasehati sang Ibu usai bermain petak umpet malam hari di belakang rumah.
Dari keterangan Ibu kandung MI, Miming Novianti, menjelaskan, anaknya itu sudah hilang sejak Selasa, 28 Mei 2024 sekira pukul 21.30 WIB.
“Dia itu sebelumnya petak umpet di rumah saya, posisi sudah malam akhirnya saya panggil, saya kasih tahu. Di belakang banyak bekas potongan kayu, ada blumbang juga, saya khawatir kalau kena apa-apa,” jelas Miming menceritakan kronologi awal, Sabtu, (1/6/2024).
Saat dinasehati, Miming mengatakan anaknya tidak melawan dan diam saja. Sekiranya pukul 21.00, Miming juga masih melihat anaknya itu hanya berdiam diri di kamar. Tak lama, kemudian mengunci pintu rumah. Miming pun masuk ke kamar yang berbeda bersama sang suami dan anaknya yang paling kedil (red, adik sambung MI).
“Terus beberapa menit kemudian, saya merasa tidak enak, waktu saya keluar mau charge HP ternyata anaknya sudah tidak ada, pintu belakang juga sudah terbuka,” ucap Miming.
Saat itu, Miming tersadar, sedari tadi anaknya tidak belajar, melaikan menuliskan surat yang ditinggalkan untuknya.

Miming mengatakan bahwa MI pergi membawa tas berisi seragam sekolah dan kartu ujian. Selain itu, MI membawa uang dalam celengan miliknya sendiri, “Pas kejadian saya langsung cari, sampai jam 02.00 malam tidak ketemu. Sudah lapor ke polisi juga, sampai sekarang masih belum ada perkembangan, tapi sudah disebar luaskan. Terus berusaha mencari juga,” ujar Miming seraya berharap anaknya bisa segera ditemukan dan lekas pulang.
Terpisah, Kapolsek Ngusikan IPTU Suraji menjelaskan, laporan hilangnya MI dilaporkan Kamis malam, (30/5/2024), “Kami juga sudah mendatangi rumahnya serta memeriksa keluarga dan kerabatanya juga,” kata IPTU Suraji.
Dalam hal ini, pihaknya juga telah melacak keberadaan sang ayah yang menjadi tujuan bocah laki-laki tersebut di wilayah Lumajang, “Kami juga berjejaring dengan kepolisian setempat. Pengumuman melalui media sosial juga layanan pesan dan grup juga terus disebar, yang jelas upaya pencarian masih dilakukan,” ujarnya.

Hingga kini, keberadaan MI belum diketahui. Proses pencarian terus dilakukan oleh banyak pihak. Tak hanya keluarga, sejumlah perangkat desa juga tengah berupaya mencari tahu keberadaan MI yang dikatakan tidak membawa handphone saat kabur dari rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....