7 Penyebab Orang Menjadi Sombong
- 30 Mar 2024 10:37 WIB
- Jambi
KBRN, Jambi : Dalam Al-Qur'an dan hadis telah disebutkan bahwa sikap sombong tidak disukai Allah.
Peringatan oleh Rasulullah ini hendaknya dihindari, sikap sombong meskipun sekecil biji sawi di dalam hati akan menghindarkan seseorang masuk surga, ungkap Ustadz Muhammad Toyib, S. Ag. M. Pd. I saat mengisi dialog interaktif di RRI, Sabtu (30/03/24)
Ada beberapa faktor yang melandasi seseorang bersikap sombong, diantaranya:
1. Kesombongan disebabkan ilmu pengetahuan.
Orang sombong cenderung ingin mengikrarkan dirinya sebagai orang yang paling mulia dan paling pandai, jika sedikit saja punya ilmu. Tingkahnya bermacam- macam, senang memberi nasehat dan memaksakan agar orang lain menerapkan apa yang di nasehatkan. Ia sama sekali tak ingat bahwa orang lain punya hak dan harga diri.
2. Kesombongan karena ibadah dan amal shaleh.
Kesombongan ini bisa terjadi jika seseorang ahli ibadah dan ahli beramal shaleh itu suka sekali di katakan bahwa dirinya ahli ibadah, ulama yang mumpuni. Mengerti hukum agama dan jarang berbuat dosa. Bahkan orang yang kejangkitan kesombongan duniawi akhirnya merasa rindu dengan ucapan orang lain yang mengatakan dia ahli ibadah, ia akan menari- nari jika orang lain menyebutnya al ustadz, ulama, kyai, ahli ibadah.
3. Kesombongan disebabkan oleh faktor keturunan.
Keturunan bisa juga menimbulkan kesombongan dihati seseorang. Dengan keturunan bangsawan atau yang lain-lain maka sisombong memandang rendah orang lain.
4. Kesombongan disebabkan keelokan wajah. Keelokan wajah yang tampan bagi lelaki dan yang cantik untuk perempuan, cenderung membuat seseorang bisa sombong padahal Allah menciptakan ketampanan dan kecantikan itu bukan bertujuan agar seseorang menjadi sombong.
5. Kesombongan karena kekayaan/harta benda. Kata Al-Ghazali, bahwa kesombongan ini biasanya menjelma pada kalbu para penguasa, pemegang jabatan serta kaum bisnis atau pedagang. Dengan sebab-sebab itu, mereka bangga sekali dengan menggunakan pakaian-pakainya yang serba indah dan mahal harganya. Mereka pun pongah karena harta kekayaanya , karena bangunan rumahnya yang bagus dan menyilaukan mata.
6. Kesombongan karena kekuatan dan kekuasaan. Kekuasaan bisa jadi menyebabkan seseorang sombong. Orang yang berkuasa, memandang terhadap sesama manusia itu tak berarti. Dengan kekuasaanya itu ia menjadi sesuka hatinya. Dan karena cara memandang orang lain dengan pandangan remeh, akhirnya ia mendzaliminya.
7. Kesombongan disebabkan karena golongannya.
Keluarga yang terhormat atau pengikut yang banyak dalam suatu golongan bisa membuka peluang untuk bersikap sombong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....