Tiga Golongan Manusia Terbaik Menurut Rasulullah saw

  • 04 Jan 2024 15:44 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Dalam beberapa hadis, Nabi Muhammad saw menyatakan, beberapa golongan manusia terbaik. Setidaknya ada tiga hadis yang bisa dikumpulkan untuk menjelaskan manusia-manusia terbaik, sehingga bisa diteladani untuk kita, umat Islam agar menjadi umat yang terbaik.

Saat mengisi acara dialog interaktif Mutiara Pagi, Kamis (04/01/24) Ustadz Muhammad Amin, S. Ag. M. Pd. I (Penyuluh Agama Islam Kota Jambi) mengatakan, pertama yaitu hadis tentang manusia yang mempelajari Al-Qur'an. Rasulullah Saw bersabda : "Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR Bukhari). Imam Ibnul Qoyyim rahimahullahu setelah membawakan hadis di atas, lalu menjelaskan maknanya. Menurut beliau, yang dimaksud mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya itu mencakup, mempelajari dan mengajarkan huruf-hurufnya dan makna-maknanya.

Kedua, yaitu hadis yang menjelaskan akhlak manusia. Rasulullah saw bersabda : "Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya." (HR Bukhari). Allah swt mengutus Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul sekaligus menjadi uswah hasanah (suri teladan yang baik) bagi umatnya. Jika ingin mengetahui kemuliaan akhlak Rasulullah Muhammad saw, maka kita perlu menyelami seluruh sisi kehidupan beliau. Sebab, seluruh perikehidupan beliau memang dipenuhi akhlak mulia.

Ketiga, hadis yang berkaitan dengan membayar utang. Masalah ini merupakan hal sepele, tapi bisa menjadi masalah besar jika tidak segera dilunasi. Utang memang bukan suatu hal yang diharamkan sebagaimana mencuri, tapi baik buruknya seseorang bisa dilihat juga dari caranya memperlakukan utang-utangnya. Rasulullah saw telah memasukkan orang yang bisa membayar utangnya tepat waktu sebagai salah satu manusia terbaik. Beliau bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik ketika membayar utang)." (HR Bukhari).

Amin juga menyampaikan beberapa amalan ringan namun memiliki banyak pahala kalau diamalkan, jadi orang mencari pahala itu sebenarnya mudah. Jangan berpikir bahwa pahala itu hanya bisa didapat kalau melakukan ibadah wajib yang rutin kita lakukan. Namun pahala itu bisa kita dapatkan dari kegiatan muamalah di dunia sehari-hari yang nampaknya sepele. akan tetapi pada hakikatnya semua perbuatan baik yang kita lakukan asal diniatkan karena Allah dan mencontoh sunnah dari Rasulullah, itu akan bernilai pahala di sisi Allah swt, seperti makan, tidur, membersihkan rumah dan sebagainya" tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....