Dijanjikan Tahun 2024, Pemprov Minta Tagih Kelanjutan Tol Bengkulu- Lubuk Linggau ke Pusat
- 08 Okt 2023 17:22 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Pembangunan jalan Tol
Bengkulu- Lubuk Linggau Probvinsi Sematera Selatan sepanjang 95,8 Kilometer (Km)
baru diselesaikan pada tahap pertama sepanjang 17.6 Km, tepatnya di Taba
Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.
Direncanakan dari total panjang jalan tol tersebut dibagi menjadi 3 tahap dengan rincian pengerjaan. Dimana tahap pertama pembangunan sepanjang 17.6 KM, tahap kedua sepanjang 23,7 Km dari Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah ke Kepahiang, dan tahap ketiga sepanjang 54,5 Km dari Kabupaten Kepahiang hingga Lubuk Linggau.
Dengan itu memasuki tahap kedua yang dijanjikan Pemerintah untuk kelanjutannya pada tahun 2024 mendatang.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi mengatakan sepengetahuan pihak legilsatif dan dirinya sebelumnya berada di keanggotaan Komisi III bidang pembangunan, yang dari koordinasi dengan pusat menjanjikan akan melanjutkan pada tahun depan.
“Jika memang tahun depan, ya kita tunggu saja,” katanya pada Minggu, (8/10/2023).
Menurutnya, memang pembangunan jalan tol tahap pertama Bengkulu sudah diresmikañ langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Juli lalu. Namun untuk kejelasan kelanjutannya sesuai rencana awal, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan meminta kejelasan lebih lanjut kepada Pemerintah Pusat, apakah benar dilanjutkan tahun depan atau tidak.
“Pemprov agar menagih janji pusat dengan dari sekarang terus berkoordinasi kepada pusat. Terlebih untuk proses ganti lahan warga yang terkena imbas rencana pembangunan tol itu juga belum ada tanda-tandanya,” jelasnya.
Sebelumnya Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali menyampaikan, sebaiknya jika kelanjutan pembangunan jalan tol itu dilanjutkan sebaiknya proses ganti rugi lahan sudah jelas. Mengingat sejauh ini juga belum ada tanda-tanda pembahasan lebih lanjut.
“Bagaimana dengan proses ganti rugi lahan warga yang terkena imbas rencana kelanjutan pembangunan jalan tol tahap 2, apakah sudah jelas atau belum. Sebaiknya itu dulu, baru kita mendesak pusat untuk bagaimana kelanjutannya. Kita minta Pemprov segera realisasikannya,” tukasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....