Desa Piloliyanga Menjadi Salah Satu Desa Cinta Statistik

  • 06 Okt 2023 13:43 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boalemo menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Kegiatan itu dihadiri Penjabat (PJ) Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu, S.Pd, MM yang dilaksanakan di Grand Amalia, Kamis (05/10/23).

Bupati Boalemo Sherman Moridu pada kegiatan tersebut menyampaikan, peran desa sebagai satuan wilayah terkecil menjadi sangat penting. Karena Pemerintah desa dituntut harus mampu menyelenggarakan kegiatan statistik diwilayahnya masing-masing. Hal ini ungkap Bupati sebagaimana amanah dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia.

“Berdasarkan undang-undang no. 6 tahun 2014 tentang desa dan peraturan presiden no. 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia, peran desa sebagai satuan wilayah terkecil menjadi sangat penting. Dimana Pemerintah desa dituntut mampu untuk menyelenggarakan kegiatan statistik diwilayahnya masing-masing.” Ungkap Bupati.

Menurut Bupati, untuk mewujudkan kegiatan statistik di setiap Desa, BPS sebagai Pembina statistik sektoral merancang suatu Program yang disebut dengan desa Cinta Statistik. Program ini kata Sherman, untuk melakukan pembinaan statistik secara berkesinambungan dan menyeluruh.

“Tentu, hal ini bertujuan untuk mendukung penguatan tata kelola Pemerintahan ditingkat desa dan Peningkatan Pembangunan desa. Untuk mewujudkan hal tersebut BPS sebagai Pembina statistik sektoral merancang suatu Program yang disebut desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Program ini bertujuan untuk melakukan pembinaan statistik secara berkesinambungan dan menyeluruh terhadap desa - desa yang terpilih." Kata Sherman.

Sherman Moridu menambahkan, dari 80 ribuan desa yang ada di Indonesia, Desa Piloliyanga yang berada diwilayah Kabupaten Boalemo terpilih menjadi salah satu desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

“Dengan program desa cantik ini, kita dapat memperoleh berbagai manfaat, terutama tersedianya data yang mutakhir pada suatu sistem aplikasi yaitu Profil desa yang bersifat mikro dan aplikasi sistem Informasi Pembangunan berbasis masyarakat yang dapat menghasilkan perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran, misalnya program pengentasan Stunting." Ucapnya. (RA)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....