Stok Melimpah, Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk Subsidi Aman untuk Musim Tanam
- 07 Sep 2023 19:06 WIB
- Palembang
KBRN,
Palembang: PT Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk subsidi jelang masuk
musim tanam Oktober-Maret untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan dalam kondisi
aman. Ketersediaan pupuk subsidi di seluruh Gudang Lini III Wilayah Sumbagsel per
tanggal 5 September 2023 berada pada angka 92.445 ton yang terdiri dari dari 51.549
ton urea dan 40.896 ton NPK.
“Stok pupuk bersubsidi ini setara (330%) dari ketentuan minimum yang ditetapkan Pemerintah, atau cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama tiga minggu kedepan,” ujar Direktur Produksi Pupuk Indonesia, Bob Indiarto, usai meninjau Gudang Lini III Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (7/9/2023).
Secara nasional, Bob menyatakan pupuk yang tersedia dalam kondisi melimpah. Bahkan, beberapa pabrik seperti Pupuk Kalimantan Timur dan Pupuk Kujang Cikampek harus mengurangi produksi karena kapasitas gudang yang hampir penuh.
Khusus untuk Provinsi Sumatera Selatan, Bob menyatakan bahwa terdapat stok sebesar 24.432 ton dengan rincian pupuk urea sebesar 12.718 ton dan NPK sebesar 11.714 ton. Stok ini tersebar di 11 gudang lini III. Khusus Gudang Lini III Tanjung Api-api, saat ini stoknya sebesar 1.087 ton pupuk urea dan 741 ton NPK.
“Alhamdulillah di Pusri sudah di manage dengan baik sehingga tidak open storage, karena akan memakan biaya dan kualitas pupuk akan terganggu. Intinya secara nasional kita over stock, cukup untuk memenuhi kebnutuhan musim tanam” cetus Bob.
Menurut Bob, kondisi over stock yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor seperti dampak El Nino, pergeseran musim tanam dan kondisi pabrik yang prima yang menyebabkan produksi menjadi optimal.
Diketahui, Pupuk bersubsidi disalurkan kepada para petani yang telah terdaftar dalam e-Alokasi atau memenuhi kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022.
Adapun kriteria petani yang berhak menebus atau mendapat alokasi pupuk bersubsidi, wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam SIMLUHTAN (Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian), menggarap lahan maksimal dua hektar. Dalam peraturan itu juga menetapkan 9 komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk, yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.
Para petani dapat memanfaatkan layanan pelanggan Pupuk Indonesia jika menemukan kegiatan di luar ketentuan tentang pupuk bersubsidi. Layanan pelanggan Pupuk Indonesia bisa diakses secara gratis atau bebas pulsa di nomor 0800 100 8001 atau WA di nomor 0811 9918 001, layanan ini beroperasi mulai dari hari Senin sampai dengan Jumat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....