8 Design Watu Gambir Park Dipamerkan di Pendhopo Rumdin Bupati Karanganyar
- 05 Sep 2023 21:00 WIB
- Surakarta
KBRN, Karanganyar: Delapan design hasil karya Arsitektur dan Interior muda dipamerkan dalam Lokakarya dan Pameran Desain di pendhopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Selasa (5/9/23).
Event bertajuk Lokakarya Inkubasi Arstitektur dan Design Interior itu, menampilkan karya design obyek wisata Watu Gambir Park (WGP) buatan para arsitek dan interior muda di Jawa Tengah.
Event ini diprakarsai Pokja Arsitektur dan Desain Interior Kementrian Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI).
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Wilayah Surakarta Yunanto Nugroho, mengatakan, dalam perjalan pembuatan design, dilakukan pembukaan pendaftaran untuk proses inkubasi sejak bulan April lalu.
"Ada 35 peserta yang berhasil terjaring untuk menjalani proses inkubasi selama 1 bulan untuk membuat desaign dari obyek wisata Watu Gambir Park. Dari 35 peserta dibagi dalam 8 team untuk menghasilkan karya terbaik dalam menghias salah satu obyek wisata di Jawa Tengah," jelasnya.
Yunanto mengatakan, Kegiatan inkubasi ini bertujuan memberikan ruang pengembangan kompetensi sekaligus ruang aktualita bagi arsitek dan desainer interior muda untuk menghasilkan rancang desain kenusantaraan sehingga hasilnya dapat diimplementasikan oleh pemangku kepentingan dalam rangka percepatan program strategis pembangunan.
"Watu Gambir Park sebagai obyek dalam pembuatan design karena merupakan salah satu obyek wisata di Jawa Tengah yang menjadi bagian dari kawasan superprioritas Borobudur," paparnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi pelaksanaan pameran lokakarya Inkubasi Arstitektur dan Design Interior dari Kemenparekraf.
Menurut Bupati, berbagai design hasil karya para anak muda bangsa perlu terus didorong untuk dihargai dengan memberikan ruang dan apresiasi tinggi.
"Design yang baik hasil anak-anak muda kreatif bangsa kita itu harus didorong untuk dihargai, harus terus disuport," katanya.
Adapun dalam program dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini didukung oleh Prodi Desain Interior ISI Surakarta, Prodi Arsitektur Universitas Sebelas Maret (UNS), Ikatan Arsitek Indonesia dan Himpunan Desainer Interior Indonesia, serta pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....