Masuk Dalam Kawasan Hutan, Jalan Provinsi Belum Dapat Dikerjakan
- 11 Jul 2023 14:13 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Jalan provinsi di Riau sepanjang hampir 3.000 kilometer ternyata masih ada yang masuk di dalam kawasan hutan, sehingga tidak bisa dikerjakan karena belum mendapat izin pelepasan kawasan hutan.
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar baru-baru ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Rokan Hulu (Rohul) dan Rokan Hilir (Rohil). Dari Kunker tersebut di perbatasan Rohul dan Rohil, masih ada 5 kilometer lagi masuk kawasan hutan, padahal tak ada hutan di situ.
"Dari jalan Mahato sampai ke Simpang Manggala diperbatasan Rohul dan Rohil masih ada 5 kilo lebih yang masuk kawasan hutan, padahal tak ada hutannya," kata Gubri di Pekanbaru, Selasa (11/07/2023).
"Kalau masuk kawasan hutan tak bisa dikerjakan PU karena belum mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan," sambung Gubri.
Gubri sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa Pemprov Riau sendiri melalui Dinas Lingkungan dan Kehutanan masih mengupayakan izin pembangunannya melalui kementerian terkait.
"Sedang diurus. Kalau sudah selesai baru kita bangun," ujar Gubri.
Saat kunjungan beberapa waktu lalu, di lokasi pembangunan jalan, Gubri mendapatkan apresiasi dari para tokoh masyarakat tempatan. Kepala desa tempatan dan beberapa warga turut menyambangi kehadiran Gubri untuk menyampaikan apresiasinya atas pembangunan jalan tersebut.
Jalan lintas Mahato - Simpang Manggala ini dibangun dengan anggaran tahun reguler. Pada 2024 mendatang akan kembali dilanjutkan melalui lelang.
Lebih lanjut Gubri menjelaskan selain jalan Provinsi yang menjadi penghubung antara Rohul dan Rohil juga ada jalan Bono yang di Pelalawan dan jalan dari Kota Dumai ke Sinaboi (Rohil) juga masih masuk dalam kawasan hutan.
Terkait pembebasan jalan provinsi yang berada dikawasan hutan, Gubri mengakui bahwa dirinya bersama Bupati Rokan Hilir dan Walikota Dumai periode sebelumnya telah menghadap Menteri agar mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan.
"Dulu saya bersama bupati Rohil dan Walikota Dumai yang lama telah menghadap langsung Menteri namun sampai sekarang tak keluar izinnya," tutup Gubri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....