PU Gerak Cepat Tanggap Darurat Longsor Cisarua
- 24 Jan 2026 23:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Bandung Barat – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menanggapi bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Personel, peralatan, serta sarana pendukung langsung dikerahkan untuk membantu penanganan darurat di lokasi terdampak.
Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan seluruh balai teknis di Jawa Barat merespons penanganan bencana tanah longsor dengan segera. “Tim personel telah diturunkan untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu, 24 Januari 2026.
Untuk mendukung penanganan darurat di lokasi, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jabar menurunkan tiga excavator PC 75. Sementara, dua unit excavator PC 75 lainnya sedang dimobilisasi menyusul.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan BBWS Cimanuk Cisanggarung masing-masing mengerahkan satu unit excavator PC 55 dari Subang dan Cirebon. Beberapa alat berat lain juga disiagakan menunggu arahan BPBD dan Basarnas karena tanah di lokasi masih labil dan basah.
Selain dukungan alat berat, Kementerian PU melalui tim Tanggap Darurat Air dan Sanitasi (TARAT) Cipta Karya Jawa Barat sudah berada di lokasi tenda pengungsian. Tim ini melakukan koordinasi terkait kebutuhan sarana dan prasarana dasar pengungsi.
Untuk memenuhi kebutuhan air, Kementerian PU menyiapkan dua unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter. Selain itu, disiapkan dua unit toilet portable dan satu unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter yang segera dikirim.
Menteri Dody menegaskan, selain tanggap darurat, Kementerian PU siap mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Infrastruktur akan dipulihkan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mengirimkan bantuan logistik dan personel ke lokasi bencana longsor. Langkah ini diambil bertujuan untuk membantu proses penanganan darurat serta evakuasi korban.
“Kami pastikan bantuan tersebut telah dikirim. Meliputi 500 karung, 40 dus air mineral, 20 cangkul, 10 sekop, 75 selimut, serta 19 paket sembako,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandung Robby Darwan.
Robby mengungkapkan pihaknya juga membawa sarung tangan, kantong jenazah, serta perlengkapan kebutuhan higienis meski dalam jumlah terbatas. Ia menambahkan, BPBD Kota Bandung siap menambah dukungan personel apabila dibutuhkan di lapangan, termasuk dengan menginap di lokasi terdampak.
“Kami melihat situasi di sana. Kalau memang harus membantu dengan menginap, kami siap bertenda dan menginap di lokasi,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....