Kementerian PU Resmikan 84 Huntara Aceh Tamiang
- 23 Jan 2026 16:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meresmikan hunian sementara bagi 84 kepala keluarga (KK) warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Peresmian dilakukan sebagai bagian bentuk percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra.
Hunian tersebut diresmikan Menteri PU Dody Hanggodo bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Selain itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi turut hadir dalam agenda percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menteri Dody menegaskan pembangunan hunian tersebut merupakan bagian dari tahapan pemulihan pascabencana. Ia menyebut, prosesnya dilakukan secara bertahap dan terencana dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Pekerjaan dilakukan bertahap, dimulai dari penyiapan lahan, pembangunan unit hunian, hingga sarana pendukung seperti sanitasi dan akses air bersih. Target kami adalah memastikan warga bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan layak,” ucap Dody melalui keterangan pers, Kamis, 23 Januari 2026.
Sementara itu, Menko Infrastruktur AHY mengapresiasi langkah cepat Kementerian PU dalam menghadirkan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak. Menurutnya, kehadiran Huntara bukan hanya menjawab kebutuhan hunian, tetapi juga memacu percepatan pemulihan wilayah serta kehidupan masyarakat pascabencana.
“Upaya yang dilakukan Kementerian PU patut diapresiasi karena mampu menghadirkan solusi nyata di lapangan dalam waktu relatif singkat. Ini menjadi pemicu penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat terus berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” ujar Menko AHY.
Selain itu, kehadiran hunian ini juga disambut rasa syukur oleh warga. Salah satu penerima, Nur Syamsiah mengaku kondisi hidup keluarganya jauh lebih baik dibandingkan saat harus tinggal di tenda pengungsian.
“Sebelumnya saya tinggal di tenda, saya sering batuk karena dingin dan lembab kalau malam, siangnya debu. Sekarang alhamdulillah sudah punya tempat tinggal yang lebih layak,” kata Nur Syamsiah.
Sebagai informasi, Huntara tersebut berdiri di Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Pembangunan mencakup tujuh blok hunian lengkap dengan mushola dan fasilitas pendukung.
Pemerintah juga tengah menyelesaikan pembangunan huntara tahap kedua bagi 156 kepala keluarga. Huntara 2 dibangun di lokasi tidak jauh dari huntara 1 di atas lahan seluas 13.248 meter persegi.
Huntara tahap 2 ini didukung 78 unit toilet dan 78 unit kamar mandi untuk menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan. Secara total, Kementerian PU mendapat amanah membangun 1.200 unit hunian sementara di Sumatra.
Pemerintah memastikan pendampingan pascabencana terus dilakukan hingga tahap rekonstruksi. Koordinasi lintas kementerian dan daerah akan terus diperkuat untuk pemulihan berkelanjutan.
Kementerian PU bersama Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan akan terus mengawal penanganan pascabencana. Upaya tersebut mencakup tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pemulihan infrastruktur dasar melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....