PDAM Solo Bersama Bank Jateng Syariah Bantu Keringanan Pembiayaan

  • 22 Jan 2026 19:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dalam membantu memberikan keringanan biaya pemasangan pipa air bersih ke rumah-rumah warga, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo jalin kerja sama dengan Bank Jateng Syariah meluncurkan pembiayaan dengan cicilan.

Biaya yang sebelumnya harus dibayarkan di awal sebesar Rp1.625.000 oleh warga saat ingin memasang PDAM, kini bisa dicicil hingga lebih dari satu tahun. Tagihan cicilan nantinya akan masuk dengan pembayaran penggunaan setiap bulannya.

Ditemui setelah acara tanda tangan kerja sama pada Kamis, 22 Januari 2026 di kantor PDAM, Direktur Utama PDAM Solo, Agustan mentargetkan adanya pemasangan baru hingga mencapai 4.000 sepanjang tahun 2026 sesuai kuota.

"Solo itu kan yang berlangganan baru sekitar 30 persenan. Masih ada cukup banyaklah yang belum berlangganan. Nah, kami mencari alternatif. Kemudian ketemu dengan Bank Jateng Syariah pola pembiayaan bahwa masyarakat bisa menyambung dulu nanti tiap bulan ngansur ke PDAM ditambah dengan pemakaiannya. Tahun ini targetnya 4.000 pemasangan baru," kata Agustan.

Pihak PDAM Kota Solo ke depan akan terus menggencarkan sosialisasi kemudahan berlangganan atas bantuan dari Bank Jateng Syariah sendiri demi menarik minat masyarakat.

Ditambahkan Agustan, mekanisme kemudahan pembiayaan pemasangan PDAM baru ini sebenarnya sudah menjadi perbincangan pada tahun-tahun sebelumnya, namun baru ada Bank Jateng Syariah yang berani memberikan kemudahan kepada masyarakat Kota Solo.

"Kajian seperti ini sebenarnya sudah dibicarakan beberapa tahun yang lalu dan baru sekarang ada pihak perbankan yang berani untuk melakukan itu. Dengan adanya kegiatan ini, mesti akan dicontoh oleh beberapa daerah. Saya pikir ini termasuk inovasi yang cukup baik ya dari Bank Jateng Syariah. Karena ya tanpa jaminan, biasanya kalau pinjaman itu harus ada jaminan dan lain sebagainya," katanya menambahkan.

PDAM sendiri menduga masih minimnya masyarakat yang berlangganan air bersih karena berfikiran air tanah di Kota Solo sangat bagus, padahal menurut data kebanyakan sumur-sumur air berdekatan dengan septic tank, sehingga sudah tercemar meskipun terlihat bersih dan tidak berbau.

Sementara itu, Slamet Sulistiono, Kepala Divisi Syariah Bank Jateng mentargetkan dengan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Solo untuk berlangganan air bersih, bisa ada pemasangan baru yang mencapai lebih dari 4.000.

"Targetnya tahun ini kita berharap 2026 bisa dapat penambahan 5.000 pemasangan PDAM baru di Kota Surakarta sehingga menambah keterjangkauan akses air bagi masyarakat di Kota Surakarta," ucap Slamet Sulistiono.

Lebih lanjut, Slamet Sulistiono juga berharap kolaborasi kerja sama yang dilakukan bersama PDAM Solo bisa membantu masyarakat mendapatkan kemudahan air bersih hingga menambahkan kesejahteraan.

"Harapannya masyarakat Kota Surakarta jadi lebih mudah mendapatkan akses air bersih, menambah kesejahteraan sosial masyarakat, sehingga tidak mengkonsumsi air yang mungkin kurang sehat dari sisi higienitas dan juga memudahkan bagi pemerintah untuk memberikan kesejahteraan yang optimal buat masyarakat," ucapnya menambahkan. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....