Tagih Revitalisasi, Paguyuban Pedagang Kwadungan Datangi Gedung Dewan

  • 19 Jan 2026 14:50 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Paguyuban Pedagang Pasar Kwadungan melakukan audiensi dengan jajaran DPRD Karanganyar pada Senin, 19 Januari 2026. Kehadiran perwakilan pedagang ini bertujuan untuk menjalin komunikasi terkait harapan para pedagang akan perbaikan sarana dan prasarana pasar yang kini dalam kondisi memprihatinkan.

Para perwakilan pedagang menyampaikan aspirasi mengenai pentingnya tindak lanjut atas rencana pengembangan pasar yang telah direncanakan sebelumnya. Saat ini, kondisi beberapa fasilitas pendukung di Pasar Kwadungan, Kerjo, Karanganyar memang memerlukan perhatian khusus.

Diantaranya, pembenahan akses sanitasi, pengelolaan kebersihan area dari kotoran hewan, hingga penataan los agar pedagang dan pembeli dapat bertransaksi dengan lebih nyaman.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kwadungan, Suradi, menyampaikan pihaknya hadir sebagai perwakilan bagi sekitar 200 pedagang yang menggantungkan hidup di pasar tersebut. Ia berharap rencana revitalisasi yang pernah dibahas bersama pemerintah pusat maupun daerah dalam beberapa kesempatan sebelumnya, dapat segera mendapatkan kepastian waktu pelaksanaan.

“Kehadiran kami adalah untuk memohon perbaikan fasilitas di Pasar Kwadungan agar suasana kerja kami bisa lebih nyaman. Kami mengingat kembali harapan yang pernah disampaikan Bapak Presiden maupun jajaran pimpinan daerah terdahulu terkait pembangunan pasar ini. Kami sangat berharap aspirasi ini bisa segera terwujud demi kemajuan bersama,” ujar Suradi kepada wartawan usai audiensi.

Suradi menambahkan pedagang siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban pasar. Namun, ia juga menitipkan harapan agar kendala teknis seperti kondisi toilet yang kurang optimal dan penataan area belakang pasar dapat segera diprioritaskan, sehingga para pedagang yang saat ini berjualan di area luar dapat kembali masuk ke dalam area pasar.

“Kami membawa data mengenai kondisi fasilitas yang ada di lapangan dengan harapan bisa menjadi bahan pertimbangan. Bagi kami, yang utama adalah kenyamanan dalam melayani pembeli. Saat ini kondisi fasilitas umum seperti toilet memang sedang kurang baik, sehingga kami sangat mendambakan adanya perbaikan dalam waktu dekat,” ujar Suradi.

Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Listyowati, menyambut baik komunikasi proaktif yang dibangun oleh para pedagang. Latri menegaskan DPRD berkomitmen untuk mengawal usulan pembangunan pasar tersebut melalui mekanisme penganggaran yang tersedia, termasuk mendorong dinas terkait untuk melakukan langkah-langkah pemeliharaan jangka pendek.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran teman-teman pedagang. Memang kami akui banyak pasar daerah yang memerlukan standarisasi ulang agar lebih layak. Kami akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menindaklanjuti keluhan soal kebersihan dan fasilitas air, sembari kita kawal bersama usulan Dana Inpres untuk tahun 2027 mendatang,” ujar Latri.

Sementara itu, Plt Kepala Disdageprinaker Karanganyar, Nugroho, menjelaskan kendala utama revitalisasi adalah keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah Kabupaten Karanganyar saat ini tengah mengusulkan Dana Inpres kepada pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2027 guna memperbaiki tujuh pasar skala prioritas, termasuk Pasar Wadungan dan Pasar Jatipuro.

“Kita upayakan minta bantuan dari Inpres pemerintah pusat karena kalau dari daerah kemungkinannya kecil. Pasar Wadungan masuk dalam pengusulan 2027 bersama pasar-pasar lainnya. Terkait lokasi, memang ada tantangan karena berbatasan dengan sungai sehingga nanti perlu sosialisasi terkait aturan sempadan sungai jika pembangunan dilakukan,” ujar Nugroho.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....