Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan, Warga Keluhkan Bau

  • 19 Jan 2026 08:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Sampah masih menjadi masalah utama lingkungan. Tumpukan sampah kerap terlihat di pinggir jalan, yang tentu mengganggu aktivitas warga serta merusak pemandangan bagi pengguna jalan. Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah juga masih sangat memprihatinkan, terutama akibat minimnya tempat pembuangan sampah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat sejumlah sampah yang menumpuk di sekitar Jalan Dempo Raya. Sampah yang menumpuk terdiri atas plastik, sisa makanan, serta sampah rumah tangga. Tumpukan tersebut sudah terlihat selama beberapa hari sehingga menimbulkan bau tak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan jika terus dibiarkan.

Ketua RT 24, Periansah, berpendapat bahwa sampah tersebut sengaja dibuang oleh warga akibat kurangnya kesadaran. Meskipun mobil pengangkut sampah sudah bertugas secara rutin, masih ada warga yang tetap membuang sampah di lokasi tersebut.

“Sampah itu menumpuk karena warga tidak tahu harus membuang sampah ke mana. Kalau ada tempat sampah umum, mungkin bisa mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Akibat sampah yang dibuang sembarangan dan menumpuk tersebut, kondisi jalan menjadi tidak nyaman karena bau tak sedap. Sampah juga dapat merusak lingkungan serta mengganggu pengguna jalan, sehingga warga yang melintas harus menurunkan kecepatan kendaraan mereka.

Sementara itu, salah seorang warga Jalan Dempo Raya, Ayung, menilai perlu adanya tempat pembuangan sampah berukuran besar, seperti bak sampah. Ia juga menyarankan adanya sosialisasi atau pemasangan papan peringatan agar warga tidak membuang sampah sembarangan.

“Tempat sampah di sini masih kurang. Jadi kadang warga asal buang supaya cepat selesai. Memang ada mobil pengangkut sampah, tapi kami harus membayar, dan belum tentu semua warga mampu,” ujar Ayung.

Permasalahan sampah jika terus dibiarkan akan menjadi persoalan besar yang merugikan lingkungan dan masyarakat. Penanganan sampah membutuhkan perhatian serius serta kesadaran bersama. Tidak hanya dukungan pemerintah yang diperlukan, tetapi juga peran aktif dan kesadaran warga sebagai faktor utama untuk mengurangi masalah sampah. (Reyhan).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....