Pasca Banjir Bandang Sibolga, Normalisasi Sungai Jadi Prioritas
- 08 Jan 2026 09:53 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Pemerintah Kota Sibolga bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II menegaskan komitmen melanjutkan penanganan pascabanjir bandang 25 November 2025 melalui program normalisasi sungai. Dua sungai yang dinilai berpengaruh besar terhadap potensi banjir di Kota Sibolga, yakni Sungai Aek Doras dan Sungai Aek Sihopo-hopo, ditetapkan sebagai prioritas utama.
Kepala BBWS Sumatera II, Feriyanto Pawenrusi, mengatakan penanganan bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi akan berlanjut ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurutnya, normalisasi kedua sungai tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab program BBWS dan segera ditindaklanjuti.
“Penanganan tidak berhenti pada masa tanggap darurat saja, namun dilanjutkan dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi. Sungai Aek Doras dan Sungai Aek Sihopo-hopo menjadi tanggung jawab program kami dan akan segera dilakukan aksi lanjutan,” ujar Feriyanto dalam pertemuan koordinasi di Aula Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Sibolga, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, saat ini tujuh unit alat berat telah dikerahkan untuk penanganan Sungai Aek Doras. Sementara Sungai Aek Sihopo-hopo dijadwalkan akan segera ditangani dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana secara berkelanjutan.
Feriyanto juga mengungkapkan, sejak 26 November 2025 pihaknya bergerak cepat menangani dampak bencana. BBWS Sumatera II menjadi instansi pertama yang mengerahkan alat berat untuk membuka akses Jalan Tarutung–Sibolga yang sempat terputus akibat longsor di sejumlah titik.
Pembukaan akses tersebut dinilai sangat krusial, mengingat Kota Sibolga merupakan pusat perekonomian dan distribusi wilayah, sekaligus jalur utama menuju Kepulauan Nias. Setelah jalur logistik kembali terbuka, penanganan di lokasi terdampak lainnya dilakukan secara bertahap.
Pertemuan koordinasi ini dihadiri Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumbantobing. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Sibolga Drs. Herman Suwito, Kepala JFT Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB Gatot Satria Wijaya, Kepala Dinas PUPR Kota Sibolga Arif Rahman, Kepala Bagian Perekonomian dan Kesra Setda Kota Sibolga Riwansyah, jajaran BBWS Sumatera II, serta perwakilan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....