Halo RRI: BPBD Kapuas Imbau Warga Waspadai Banjir

  • 20 Des 2025 08:13 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Kuala Kapuas: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama Desember 2025.

Imbauan ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, Jumat (19/12/2025).

Disebutkan Pangeran di sela-sela program siaran HALO RRI, imbauan ini merujuk pada perkiraan curah hujan sedang hingga tinggi di wilayah setempat. Berdasarkan prakiraan cuaca, intensitas hujan di Kabupaten Kapuas diperkirakan berkisar 20 hingga 50 milimeter.

"Selama bulan Desember curah hujan diperkirakan sedang menuju tinggi. Karena itu, kami dari BPBD telah menyampaikan imbauan melalui surat dan baliho agar masyarakat Kapuas bersiap menghadapi musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi," ujar Pangeran.

Diketahui, cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang Desember berpotensi memicu genangan hingga banjir di sejumlah titik rawan. BPBD Kapuas meminta warga melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Pertama, menyiapkan lokasi evakuasi yang aman apabila terjadi hujan deras dan banjir. Kedua, menyiapkan sistem peringatan dini secara tradisional untuk mempercepat informasi ketika air mulai naik.

Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak keluar rumah saat hujan lebat, menyimpan dokumen penting dalam kantong plastik agar terlindung dari air, serta membersihkan lingkungan, termasuk selokan dan saluran air, guna mencegah penyumbatan yang dapat memperparah banjir.

"Langkah-langkah sederhana ini penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana. Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga keselamatan diri dan lingkungan," katanya.

BPBD Kapuas memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk kesiapsiagaan penanganan bencana.

"Masyarakat harap mengikuti informasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan cuaca yang ada," ujar Pangeran mengakhiri.

Laporan Pendengar

Sementara itu, pendengar HALO RRI atas nama Dadang dari Kecamatan Dadahup, Kapuas menyampaikan kondisi terakhir di daerahnya. Pada Oktober 2025 lalu, bencana alam angin puting beliung sempat terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Dadahup dan mengakibatkan bangunan seperti pemukiman, kantor desa, sekolah dan masjid rusak.

"Saat ini kondisinya aman walau hujan deras beberapa hari belakangan," ucap Dadang.

Di tempat terpisah, pendengar atas nama Diwa dari Kota Kuala Kapuas, ibukota Kabupaten Kapuas memberikan laporan dari tempat tinggalnya. "Untuk kondisi d Kapuas aman, walaupun ada genangan akibat hujan kemarin nggak sampai tinggi, hanya menggenang di titik rendah saja," ujar Diwa.

Ia menambahkan, genangan yang terjadi di beberapa ruas jalan tidak mengganggu kendaraan yang melintas. "Masih bisa dilewati dan cepat juga turun karena hujannya tidak sampai seharian," kata Diwa menyampaikan.

Halo RRI Palangka Raya adalah program siaran interaktif dari Radio Republik Indonesia (RRI) Palangka Raya yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi dua arah antara masyarakat dengan pemangku kebijakan. Disiarkan setiap Senin dan Jumat di Programa 1 (Pro1) setiap pukul 09.00 - 10.00 WIB, warga bisa menyampaikan aspirasi, keluhan, atau informasi langsung, seperti melaporkan banjir atau isu publik lainnya, supaya segera ditindaklanjuti dan diselesaikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....