Banjir Nisel, Puluhan Rumah dan Ratusan-Hektar Sawah/Kebun Terendam
- 11 Des 2025 16:20 WIB
- Nias Selatan
KBRN, Nias Selatan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Selatan, merilis update informasi kejadian bencana di Kabupaten Nias Selatan, Kamis (11/12/2025). BPBD memperbarui kejadian bencana pasca hujan deras yang melanda Kabupaten Nias Selatan sejak Selasa (9/12/2025).
Dalam keterangannya, BPBD Nias Selatan menyampaikan akibat intensitas curah hujan yang tinggi tersebut, pada Rabu (10/12/2025) beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Nias Selatan mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor. Total 5 kejadian bencana yang terjadi, dengan rincian 1 tanah longsor dan 4 banjir.
Bencana tanah longsor terjadi di desa Hilionaha kecamatan Onolalu yang menyebabkan tertutupnya ruas jalan Kabupaten. Saat ini warga setempat bergotong-royong membersihkan jalan tersebut dari timbunan tanah agar bisa dilalui oleh kendaraan.
Sementara bencana banjir terjadi di desa Orahili Gomo Kecamatan Gomo yang menyebabkan 1 rumah hanyut, 14 rumah warga, 1 unit Gereja dan 1 unit sekolah terendam akibat luapan sungai Gomo dan sungai Susua. Banjir ini juga merendam sekitar 128 hektar areal persawahan/kebun warga.
Selanjutnya banjir di kecamatan Maniamolo, terjadi tepatnya di Pekan Soonogeu dan Desa Ndraso Hilisimaetano akibat luapan sungai Eho. Akibatnya 25 unit rumah, 1 unit sekolah dan 200 hektar sawah/kebun terendam banjir.
Kemudian banjir yang terjadi di desa Hilindraso kecamatan Amandraya telah merendam 40 unit rumah, 13 hektar sawah/kebun, 2 unit jembatan, 50 meter bronjong dan 100 meter drainase. Banjir terjadi akibat luapan sungai Jua dan sungai Eho.
Banjir juga menerjang desa Hume kecamatan Aramo yang merendam 7 unit rumah, 1 unit Gereja dan 1 unit sekolah. Total warga yang terdampak akibat bencana banjir di empat kecamatan ini yakni 179 KK atau 918 jiwa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....