Petirtaan Sumberbeji Jombang Diduga Terhubung dengan Keraton Majapahit
- 29 Nov 2025 22:21 WIB
- Kediri
KBRN, Jombang: Petirtaan Sumberbeji di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pemerhati sejarah menilai situs tersebut memiliki keterhubungan kuat dengan struktur penting era Majapahit, termasuk kemungkinan hubungan langsung dengan pusat pemerintahan atau keraton. Dugaan ini diperkuat oleh posisi geografis dan temuan artefak yang tersebar di kawasan sekitar Sumberbeji.
Pemerhati sejarah Jombang, Arif Yulianto atau Cak Arif, menyebut lokasi Sumberbeji berada di titik strategis yang membentuk pola segitiga dengan dua situs bersejarah lain, yaitu Candi Rimbi di Kecamatan Bareng dan Dusun Kedaton di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek.
“Lokasi Petirtaan Sumberbeji tidak begitu jauh dengan Candi Rimbi dan juga dekat dengan toponim Kedaton. Polanya membentuk segitiga situs bersejarah,” ujar Cak Arif, Sabtu (29/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa Candi Rimbi berada di selatan Sumberbeji, sedangkan Dusun Kedaton berada di utara. Narasi sejarah yang berkembang juga menyebut Candi Rimbi sebagai tempat pendarmaan Tribhuwana Tunggadewi, ratu besar Majapahit bergelar Bhre Kahuripan. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Sumberbeji merupakan bagian dari jaringan ruang suci atau administratif Majapahit.
Cak Arif juga menyoroti melimpahnya artefak kuno yang ditemukan di Dusun Kedaton sejak 2016. Temuan itu meliputi bata kuno, pecahan gerabah, hingga benda-benda lain yang diduga berasal dari masa Majapahit.
“Sebarannya luar biasa, sampai ke Desa Sugihwaras. Dulu ketika saya liputan, ada warga yang mengaku pernah menemukan tameng dan katanya dikubur lagi,” tuturnya.
Sementara itu, pegiat sejarah Jombang lainnya, Isma Hakim, menekankan perlunya penelitian lebih serius untuk memastikan dugaan keterhubungan tersebut. Ia menilai pemerintah perlu menggerakkan riset arkeologis secara komprehensif.
“Harusnya dilakukan riset mendalam untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Sumberbeji dengan Kedaton,” ungkap Isma.
Ia juga menyoroti pentingnya menjawab identitas Dusun Kedaton secara ilmiah, “Pertanyaannya, Dusun Kedaton itu dulunya apakah benar keraton atau bukan. Jika benar, keraton apa? Apakah Kahuripan, Majapahit, atau yang lain. Ini tugas pemerintah yang punya instrumen untuk mengungkapnya,” pungkasnya
Dengan berbagai indikasi kuat dan temuan awal tersebut, Petirtaan Sumberbeji kini dipandang bukan sekadar petirtaan kuno, namun kemungkinan pintu gerbang menuju penemuan struktur penting era Majapahit yang selama ini tersembunyi di wilayah Jombang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....