Sungai Tercemar Sampah, DPRD Sebut Bekasi Darurat Lingkungan

  • 22 Nov 2025 22:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Bekasi: Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad menyayangkan sejumlah sungai di Kota Bekasi tercemar tumpukan sampah. Salah satunya sungai di dekat Underpass Jalan Baru, Bekasi Timur.

Menurut Gilang, adanya sungai-sungai yang tercemar tumpukan sampah bukan perkara sepele. Namun, hal itu menunjukan sebuah gambaran atau potret bahwa Kota Bekasi tengah dalam kondisi darurat lingkungan.

Ia menambahkan, di tengah masuknya musim penghujan, penumpukan sampah di sejumlah sungai menjadi alarm serius. Sebab jika dibiarkan, bukan hanya memperburuk kualitas lingkungan, tapi meningkatkan risiko banjir yang akan merugikan masyarakat.

Tumpukan sampah di sungai Underpass, Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur. (Foto: RRI/Leny Kurniawati)

"Sebagai Anggota Komisi II yang membidangi pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan, saya mendorong dinas terkait untuk melakukan penanganan cepat. Baik dengan pembersihan maupun langkah preventif," kata Gilang melalui keterangan persnya, Sabtu (22/11/2025).

Ia juga menegaskan bahwa persoalan sungai tercemar sampah tidak bisa selesai hanya dengan tindakan teknis. Kota Bekasi kata dia, membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Saya berkomitmen mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kemudian digitalisasi sistem lingkungan, hingga edukasi generasi muda agar sadar ekologis," kata Gilang.

Salah seorang warga Duren Jaya, Kota Bekasi, Edi mengatakan, kecewa dengan kondisi sungai yang tercemar tumpukan sampah. Pasalnya itu terjadi bukan sekali melainkan sering kali terjadi.

"Saya sebagai warga tentu sangat kesal kalau sungai di lingkungan kami penuh tumpukan sampah. Karena kalau begini, aliran air sungai terganggu dan berpotensi mengakibatkan banjir terutama saat musim hujan begini," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....