Cegah Rabies, Desa Dapat Jatah Vaksin Gratis

  • 18 Nov 2025 16:00 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang : Petugas Vaksinasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Ary Purnamawati, mengajak pemerintah desa lebih proaktif dalam upaya pencegahan rabies di wilayah masing-masing. Ia menegaskan bahwa bahaya rabies masih mengancam, terutama pada hewan penular seperti anjing dan kucing, sehingga langkah pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Ary menjelaskan bahwa desa tidak perlu menunggu kehadiran petugas dari dinas apabila membutuhkan vaksin rabies. “Jadi kalau misalnya bagi desa-desa, kan mengetahui bahaya rabies ini. Kalau bisa, kalaupun kami tidak berkesempatan hadir, desa boleh kok datang ke dinas, mengambil vaksin,” ujarnya. Menurutnya, mekanisme ini dapat mempercepat proses vaksinasi dan memastikan hewan peliharaan di desa tetap terlindungi.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa atau masyarakat dapat melakukan vaksinasi secara mandiri setelah mengambil vaksin dari dinas. “Jadi mereka bisa melakukan vaksinasi sendiri, baik itu dari masyarakatnya langsung, ataupun dari orang kesehatan di sana kan pasti bisa menyuntik juga,” kata Ary. Hal ini dianggap sangat memungkinkan mengingat banyak desa memiliki tenaga kesehatan yang memahami prosedur penyuntikan dasar.

Upaya pemberdayaan desa dalam pelaksanaan vaksinasi mandiri ini dinilai dapat meningkatkan cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Sintang. Dengan demikian, penyebaran virus rabies dapat ditekan lebih efektif, terutama pada wilayah yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan hewan atau sulit dijangkau oleh petugas vaksinasi.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang berharap langkah ini mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah desa, masyarakat, dan tenaga kesehatan setempat. Partisipasi aktif seluruh pihak dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang aman dari ancaman rabies serta mencegah kasus penularan yang dapat membahayakan keselamatan manusia dan hewan. (dby)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....