Lakalantas di Sragen Memprihatinkan, 139 MD 1.537 Luka
- 18 Nov 2025 07:59 WIB
- Surakarta
KBRN, Sragen: Satlantas Polres Sragen melaksanakan operasi Zebra Candi 2025 sepanjang 14 hari kedepan. Operasi ini salah satunya untuk menekan jumlah kecelakaan lalulintas dan fatalitas-nya.
Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirta Satrio Leksono menyampaikan data kecelakaan lalu lintas sebagai dasar pentingnya pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025. Tahun 2024, jumlah kejadian 1.709 kasus dan korban meninggal dunia 169 orang.
"Tidak terdapat korban luka berat, namun untuk korban luka ringan terdapat 1.913 orang dan kerugian material mencapai Rp 2.967.620.000," kata dia di Mapolres Sragen, Senin (17/11/2025).
Iptu Kukuh juga mengatakan sepanjang tahun 2025, dari bulan Januari hingga 17 November 2025, jumlah kejadian lakalantas 1.537 kasus. Korban meninggal dunia 139 orang
"Tidak terdapat korban luka berat, sementara korban luka ringan sebanyak 1.704 orang dengan kerugian material mencapai Rp 3.541.150.000," katanya menjelaskan.
Kapolres AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menekankan bahwa Operasi Zebra Candi2025 sebagai upaya menekan pelanggaran lalulintas dan juga kecelakaan lalulintas. Selama 14 hari dari tanggal 17-30 Polisi akan fokus delapan pelanggaran.
"Ada delapan pelanggaran yang menjadi prioritas, mulai dari penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, tidak memakai helm SNI, hingga pelanggaran batas kecepatan," ujar Kapolres di Mapolres Sragen, Senin.
Dalam operasi ini ada tiga jenis kegiatan baik itu preventif, preemtif maupun represif. Untuk kegiatan preventif dan preemtif skala prioritasnya masing-masing 40 persen. Sedangkan untuk penegakan hukum atau represif itu 20 persen. Selain tilang elektronik polisi juga masih melakukan tilang manual dengan pelanggaran kasat mata.
Diharapkan dengan Operasi Zebra Candi 2025 ini kita dapat menekan jumlah pelanggaran dan juga kecelakaan lalu lintas termasuk fatalitas dari akibat kecelakaan lalu lintas yang ada di wilayah Kabupaten Sragen. Untuk tilang manual itu bisa dilakukan," ucap dia.
Satlantas lanjut Kapolres, juga akan intensif melakukan edukasi kepada masyarakat dalam menekan pelanggaran lalulintas.
“Satlantas tidak pernah bosan memberikan himbauan dan edukasi. Kami datang ke sekolah, kami turun ke jalan, dan kami terus mengajak semua pihak menjaga keselamatan anak-anak kita," kata Kapolres. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....