KRL Tokyu 8500 Bersejarah Jalani Perjalanan Terakhir
- 11 Nov 2025 20:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Tiga seri kereta rel listrik (KRL) buatan Jepang dengan sejarah panjang resmi mengakhiri masa dinasnya. Perwakilan Kedutaan Besar Jepang Kamigaki Reiko mengungkapkan salah satu seri memiliki riwayat istimewa.
“Di antara kereta-kereta tersebut, seri Tokyu 8500 memiliki sejarah yang lebih panjang. Didatangkan dari Tokyu Railways di Jepang pada akhir tahun 2000-an, sebanyak 88 unit kereta pernah dioperasikan di sini. Sangat mengharukan mengetahui bahwa delapan kereta terakhir akan melakukan perjalanan finalnya hari ini,” kata Reiko di acara "Last Run Arigato KRL" yang berlangsung di Stasiun Jakarta Kota, Selasa (11/11/2025).
Armada yang purna tugas meliputi KRL Seri 8500 Jalita, Seri 7000, dan KRL Seri 203. Kereta-kereta ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup banyak orang selama bertahun-tahun.
Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Asdo Artriviyanto menyebut acara ini sebagai wujud penghormatan. Ia juga mengenang peran personal armada ini bagi banyak generasi.
“Banyak yang mengantarkan teman-teman railfans yang dulunya masih SMP, SMA, berangkat, pulang sekolah menggunakan KRL. Ini menjadi kenangan tersendiri,” kata Asdo.
Penyebab purna tugas adalah faktor usia yang mencapai lima puluh tahun serta ketersediaan suku cadang. Acara perpisahan ini juga menjadi simbol apresiasi atas kerja sama erat kedua negara di sektor perkeretaapian.
Rangkaian kereta yang tidak lagi beroperasi akan disimpan sementara sebelum melalui proses lelang untuk dirucat. Namun, sebagian dari kereta ini akan dilestarikan sebagai monumen untuk mengenang kontribusi besarnya selama ini.
Nantinya, potongan kabin masinis dari ketiga seri kereta akan dipajang secara permanen di area Stasiun Jakarta Kota. Sebagai bagian dari penghormatan, KCI juga mengubah salah satu rangkaian KRL Seri 8500 menjadi museum mini.
Acara ini dihadiri oleh banyak penggemar kereta api, termasuk yang datang langsung dari negara Jepang. Pensiunnya KRL legendaris ini membuka jalan bagi regenerasi armada yang lebih modern di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....