Hikmah dari kisah Siti Maryam
- 30 Okt 2025 08:14 WIB
- Jambi
KBRN, Jambi : Dalam Al-Qur'an, Maryam adalah sosok yang sangat istimewa. Satu-satunya perempuan yang namanya disebut secara jelas dan berdiri sendiri sebagai judul surah, yaitu Surah Maryam. Kisahnya penuh dengan ujian, keistimewaan, dan keteladanan. Dari kisah ini, terdapat banyak pelajaran yang relevan untuk kehidupan kita.
Berikut beberapa hikmah yang dapat kita ambil dari kisah Siti Maryam :
Keikhlasan dan pengabdian sejak dini Maryam lahir dari nazar ibunya (Hannah) untuk mengabdikan dirinya di Baitul Maqdis. Dari sinilah kita belajar bahwa sebuah komitmen dini terhadap Allah sangat penting, baik bagi anak maupun orang tua.
Kesucian dan ketundukan kepada kehendak Allah Ketika Maryam mendapat kabar dari malaikat bahwa Allah akan memberinya anak meskipun belum disentuh laki-laki, dia menerima dengan taat. Ini mengajarkan bahwa ketika Allah menetapkan sesuatu yang mungkin tampak “mustahil” menurut manusia, maka iman dan ketundukan adalah jawabannya.
Kesabaran dalam menghadapi ujian dan fitnah Setelah kehamilan Maryam diketahui, ia menghadapi tuduhan dan tekanan sosial. Namun ia tetap teguh dalam keimanan dan keberadaan Allah. Ini menjadi teladan bagi siapa saja yang menghadapi ujian sosial atau stigma.
Ketergantungan kepada Allah dan keyakinan dalam qadha qadar-Nya Kisah Maryam menunjukkan bahwa rezeki, perlindungan, dan kehormatan berasal dari Allah. Maryam menjawab bahwa apa yang dia peroleh “dari sisi Allah”. Hal ini mengajak kita agar tidak mudah putus asa dan terus tawakkal.
Pendidikan dan lingkungan yang mendukung keimanan Maryam diasuh dalam lingkungan yang penuh dengan tumpuan ibadah dan ketaatan (di bawah asuhan Nabi Zakaria). Hal ini mengingatkan kita bahwa keluarga dan pendidikan sangat menentukan pembentukan karakter.
Kisah Siti Maryam adalah cahaya bagi kita agar tidak menyerah pada keadaan, tetap taat, dan terus berharap kepada Allah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....