Petani Di Kaur Keluhkan Harga Buah Pinang Rendah
- 21 Okt 2025 16:21 WIB
- Bintuhan
KBRN Bintuhan: Rendahnya harga jual buah pinang kering, dikeluhkan kan oleh petani di Kaur. Libur Niswan salah seorang pembudidaya pinang, mengaku kurang semangat memanen buah pinang disaat harga jual alami penurunan.
Menurut Libur mayoritas pembudidaya tanaman pinang di Kabupaten Kaur, hanya menjadikan tanaman ini sebagai tanaman pendukung. Jadi ketika harga rendah petani banyak yang enggan memanen buah pinang mereka, dan sementara waktu fokus pada tanaman lain, seperti kopi, Lada atau kebun sayuran.
" Kita jarang yang jadikan tanaman pinang sebagai usaha utama, kebanyakan petani membudidayakan pinang hanya sebagi tanaman sampingan. Jadi saat harga sangat rendah kita biasanya lebih fokus mengurus tanaman lain, seperti kopi dan cabai." Tutur Libur.
Libur Mengeluhkan rumitnya proses pengupasan buah secara manual, sehingga saat harga murah dia membiarkan buah pinang hingga jatuh sendiri dan sia sia.
" keluhan kita ya, proses pengupasan buah itu sangat Rumit harus dikupas satu per satu, menghabiskan waktu dan tenaga yang tak seimbang dengan harga jual jika sedang murah" Tutur Libur
Menurut Libur, jika dia mempunyai mesin pengupas buah pinang, tentu akan meringankan proses pengupasan. Sehingga waktu dan tenaga bisa lebih efektif dan efesien digunakan. Namun hingga saat ini Dia belum kesampaian membeli mesin pengupas buah pinang. Menurutnya jika harga jual tidak stabil, dan berlarut di posisi yang rendah, susah untuk mengembalikan modal pembelian mesin pengupas. Itu sebabnya hingga saat ini para petani enggan untuk membeli mesin pengupas. Libur berharap jika memungkinkan mendapatkan bantuan dari pihak lain seperti pemerintah untuk medatangkan mesin pengupas bagi para petani pinang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....