Kerajinan Daun Nanas, Solusi Pemanfaatan Limbah Pasca Panen
- 22 Sep 2025 22:57 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Pelatihan pemanfaatan daun nanas menjadi sebuah kerajinan anyaman yang digelar PT. Astra, merupakan solusi dalam mengatasi banyaknya limbah daun nanas pasca panen yang ada di wilayah Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. “Dengan adanya pelatihan hari ini saya optimis, karena yang dimanfaatkan adalah daun, daun cenderung lebih mudah dan tidak perlu proses membuat menjadi serat, jadi lebih efisien, lebih gampang,” ujar Bahrul Rohmat, Kepala Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Senin (22/9/2025).
Ia menambahkan selama ini limbah nanas begitu melimpah dan belum terdapat pemanfaatan limbah tanaman nanas pasca panen, kecuali untuk pakan ternak dan pupuk organik. “Dengan hadirnya Astra di Bedali, Ngancar dengan pelatihan pemanfaatan limbah nanas merupakan suatu hal yang pas, karena disini limbah itu sangat banyak,” ucapnya.
Sementara Dwi Pujiasih, Fasilitator Program Desa Sejahtera Astra (DSA), mengatakan, dengan adanya pelatihan mengharapkan konsep zero waste. “Jadi dari buah nanas itu semua bisa digunakan mulai dari kulitnya, buahnya, daun atau bonggolnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, nah untuk menyatukan lembaga yang ada di lima desa program DSA di Kecamatan Ngancar kami akan membuat koperasi pengolahan atau produksi,” katanya.
Dwi mengungkapkan untuk koperasi produksi nantinya akan mewadahi UMKM, Poktan, Gapoktan maupun masyarakat terkait. Deadline pendampingan DSA yang ada di lima desa yaitu Desa Bedali, Desa Sugihwaras,Desa Babadan, Desa Ngancar dan Desa Pandantoyo di Kecamatan Ngancar oleh PT. Astra berakhir hingga Desember 2025.
“Januari nanti proses evaluasi, apakah Astra bisa lanjut di Kabupaten Kediri atau mungkin pindah ke Kabupaten yang lain. Harapan kami, apa yang kami lakukan mulai dari bulan Februari kemarin bisa membawa dampak ekonomi secar nyata kepada masyarakat, masyarakat bisa produksi everyday tidak by order sehingga aktivitas produksi bisa dilakukan setiap saat dan income nya bisa masuk setiap saat,” kata Dwi Pujiasih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....