Rasulullah Memiliki Sifat Mustahil dan Juga Sifat Jaiz

  • 22 Sep 2025 08:11 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Alloh Subhana Wa Ta'ala telah memilih seorang manusia sebagai Rasul-Nya. Sebagai seorang Rasul atau utusan Alloh beliau memiliki sifat-sifat yang melekat pada dirinya. Sifat-sifat ini sebagai bentuk kebenaran seorang rasul. Sifat terpuji rasul ini disebut sebagai sifat wajib, yang terdiri dari empat, yaitu: shidiq (benar); amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan perintah dan larangan); serta fathonah (cerdas).

Disampaikan oleh Ustadz Ardiansyah, S.Sos.I,M.Pd.I,M.AP dalam acara dialog Mutiara Pagi di Pro.1 RRI Jambi edisi Senin (22/9/2025) bahwa selain sifat wajib seorang Rasul juga memiliki sifat mustahil , yakni: kidzib, khianat, al-Kitman, dan al-Baladah. Sifat mustahil, yaitu sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh rasul sebab mereka adalah orang pilihan yang terjaga, terpelihara, atau terhindar dari dosa (ma’sum). Sifat mustahil ini merupakan kebalikan dari sifat wajib, yaitu:

1. Kidzib (كِذْبٌ) artinya bohong atau berdusta.

Rasul tidak mungkin berbohong, karena yang disampaikan oleh rasul adalah kebenaran, baik perkataan maupun perbuatan. Firman Alloh Subhana Wa Ta'ala dalam Al-Quran, yang artinya:

"Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru; Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya. Tidak lain (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)". ( Qur'an surat An-Najm ayat: 2-4)

2. Khianat (خِيَانَةٌ) artinya bertentangan dengan janji.

Seorang Rasul tentunya tidak mungkin berkhianat terhadap apa yang diperintahkan oleh Alloh, Alloh berfirman dalam Al-Quran:

"Ikutilah apa yang telah diwahyukan Tuhanmu kepadamu (Muhammad); tidak ada tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik". ( Qur'an Surat Al-An'am ayat: 106)

3. Al-Kitman (الكتمان) artinya menyembunyikan rahasia.

Tentunya Rasul tidak mungkin menyembunyikan kebenaran yang diperintahkan oleh Alloh. Dalam surat Al Baqoroh ayat 174 Alloh berfirman, yang artinya:

"Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Kitab, dan menjualnya dengan harga murah, mereka hanya menelan api neraka ke dalam perutnya, dan Alloh tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih". ( Qur'an Surat Al-Baqoroh ayat: 174)

4. Al-Baladah (البلادة) artinya bodoh

Rasul juga tidak mungkin seseorang yang bodoh. Hal ini seperti termaktub dalam firman Alloh, yang artinya:

"Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh". ( Qur'an Surat Al-A'raf ayat: 199).

Selain sifat wajib dan mustahil, Rasul juga memiliki sifat jaiz, yakni sifat yang boleh terjadi pada diri rasul. Sifat jaiz ini hanya ada satu yaitu al-'aradhul basyariyah. Yang dimasud dengan al-'aradhul basyariyah adalah sifat-sifat yang sama dengan manusia pada umumnya. Sifat tersebut yaitu makan, minum, haus, sakit, lapar, sedih, senang, beristri, dan sebagainya. Namun, sifat-sifat kemanusiaan ini tidak mengurangi atau menurunkan derajat seorang rasul.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....