Hari Jadi Pidie ke-514 Digelar Delapan Hari
- 13 Sep 2025 23:09 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh : Pemerintah Kabupaten Pidie akan menggelar peringatan Hari Jadi Pidie ke-514 dengan tema “Mulia Ngen Reusam, Meugah Ban Adat, Meusyuhu Lam Syariat”. Perayaan ini berlangsung selama delapan hari, mulai 13 hingga 20 September 2025, terpusat di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli.
Pembukaan resmi acara dijadwalkan pada 17 September 2025 oleh Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H. Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Samsul Azhar, yang juga Sekda Pidie, menyampaikan bahwa Hari Jadi Pidie telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Pidie Nomor 36 Tahun 2024.
Menurut Samsul Azhar, penetapan ini didasarkan pada kajian sejarah yang merujuk pada masa Kerajaan Pedir sebagai kerajaan Islam berdaulat. Tanggal Hari Jadi Pidie ditetapkan jatuh pada 18 September 1511 M, bertepatan dengan 22 Jumadil Akhir 917 H.
Selama perayaan, berbagai kegiatan akan digelar untuk masyarakat. Mulai dari pameran pembangunan, expo UMKM, hingga pentas seni, adat, dan budaya yang berlangsung sepanjang tanggal 13–20 September 2025. Selain itu, juga ada pelayanan kesehatan, bakti sosial, dan kegiatan kemanusiaan.
Agenda lainnya meliputi sepeda santai, senam, permainan rakyat, serta ziarah ke makam Sultan Ma’rufsyah. Pada 16 September, turut digelar peringatan HUT Pramuka dan penyerahan ikan segar beserta sosialisasi Gemar Ikan.
Puncak perayaan akan berlangsung pada 17 September 2025 dengan pembukaan resmi, seminar internasional manuskrip Pidie, serta sidang paripurna istimewa DPRK Pidie. Acara juga diwarnai dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 18 September, khanduri laot pada 19 September, serta pawai budaya pada 20 September.
Sebagai penutup, malam anugerah budaya akan digelar pada 20 September 2025. Acara ini sekaligus menjadi momen menutup rangkaian Hari Jadi Pidie ke-514 dengan harapan dapat memperkuat identitas budaya, adat, dan syariat di tengah masyarakat. (*fa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....