Kontes Batu Akik di Ponorogo dapat Dukungan Penuh

  • 13 Sep 2025 15:28 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ponorogo: Kontes baru akik tingkat nasional di Ponorogo mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua Pusat Studi Peradaban Universitas Brawijaya Malang Muhammad Fadli yang menilai Indonesia belum memaksimalkan kekayaan alam berupa batu mulia.

Berbeda dengan Thailand dan Inggris yang mampu mengoptimalkan produk batu mulia sebagai daya tarik bagi wisatawan.

"Sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan negara,” ujarnya sebagaimana dikutip dari website resmi Pemkab Ponorogo, Sabtu (13/9/2025).

Dia menambahkan, batu-batu mulia dari Indonesia malah diekspor dalam bentuk bahan mentah. Negara-negara lain lalu mengolahnya menjadi produk yang memiliki harga jual lebih tinggi.

“Sekitar tahun 2012, kita baru sadar. Padahal, kita yang punya, mengapa tidak kita olah dan pasarkan sendiri untuk mensejahterakan masyarakat,” bebernya.

Menurut dia, butuh dukungan dari semua pihak agar potensi besar batu mulia di Indonesia dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat. Mulai penyokong modal bagi pebisnis, pemberdayaan penambang dan perajin, hingga fasilitas pameran.

"Saya sangat berharap kontes akik ini menjadi momentum kebangkitan batu mulia di Ponorogo,” ungkap Fadli.

Sementara itu, Sugeng Prasetyo, ketua panitia kontes menyebut eventnya bukan sekadar ajang lomba. Melainkan juga memberi kesempatan pecinta batu akik memamerkan koleksi sekaligus mengangkat potensi kekayaan alam Ponorogo.

'Seperti potensi batu mulia dari Kecamatan Sawoo dan Badegan yang memiliki kekhasan. Mari kita memajukan batu akik dari Ponorogo,” ajaknya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....