BPS Catat Kemiskinan Palembang Turun Jadi 9,04 Persen
- 11 Sep 2025 15:28 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Kota Palembang kembali mencatat capaian positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2025, persentase penduduk miskin turun menjadi 9,04 persen atau sekitar 162,31 ribu jiwa.
Angka tersebut menurun 0,73 poin dibandingkan Maret 2024 yang tercatat 9,77 persen atau 173,59 ribu jiwa. Dengan capaian ini, Palembang menempati posisi keempat kota dengan tingkat kemiskinan terendah di Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala BPS Palembang, Edi Subeno menjelaskan tren penurunan jumlah penduduk miskin konsisten dalam lima tahun terakhir. Garis kemiskinan di Kota Palembang tercatat Rp699.920 per kapita per bulan.
Data BPS menunjukkan jumlah penduduk miskin tahun 2020 sekitar 182,61 ribu jiwa (10,89%) dan meningkat pada 2021 menjadi 194,12 ribu jiwa (11,34%). Namun sejak 2022 angka itu menurun menjadi 181,65 ribu jiwa (10,48%), lalu 179,45 ribu jiwa (10,22%) pada 2023, hingga 173,59 ribu jiwa (9,77%) pada 2024.
“Dan yang terbaru tahun 2025 turun lagi menjadi 162,31 ribu jiwa atau 9,04 persen. Penurunan konsisten ini bukti nyata bahwa program pengentasan kemiskinan Pemerintah Kota Palembang telah menunjukkan hasil,” ungkap Edi Subeno, Rabu (10/9/2025).
Ia menambahkan, selain program perlindungan sosial, pemerintah kota juga fokus pada pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat kecil. Salah satunya melalui bantuan perbaikan rumah tidak layak huni agar setiap keluarga dapat hidup di hunian lebih layak dan sehat.
Dengan tren positif ini, Pemkot Palembang menargetkan angka kemiskinan terus ditekan pada tahun-tahun mendatang. Edi menegaskan, peran pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Palembang sebagai kota yang semakin berdaya, sejahtera, dan inklusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....