Lomba Samrah HUT GPM Di Taar Hipnotis Warga

  • 06 Sep 2025 09:29 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Lomba Tari Samrah Semarakkan HUT ke-90 GPM di Desa Taar

Lomba Tari Samrah yang digelar Majelis Jemaat (MJ) GPM Taar, melalui Panitia Hari-hari Besar Gerejawi (PHBG) Taar dalam menyemarakkan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) berlangsung meriah pada Kamis sore (04/09/2025). Lomba yang mengambil lokasi di objek wisata Tavidu Beach ohoi Taar, menjadi magnet bagi masyarakat sekitar untuk datang menyaksikan.

Lomba ini diikuti oleh berbagai peserta dari sekolah dan desa sekitar, menciptakan suasana kompetitif namun penuh kegembiraan. Diantara peserta yang ambil bagian adalah SD Negeri 29 Fair, Majelis Dhiyaulhaq, Fair Next Generation, dan Mangon Mangga 2. Selain itu, turut ambil bagian dalam lomba ini, Sanggar Albanda 2 yang menurunkan 2 tim, Mangon Crew Family, SMK Negeri 2 Ohoitahit, serta 2 tim dari Elwandan, yakni tim laki-laki dan tim perempuan.

Keberagaman peserta membuat pertunjukan semakin berwarna dan menarik perhatian banyak kalangan. Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) Ohoi Taar, Karel Jan Karmomjanan, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa acara berjalan tertib, tanpa gangguan berarti, berkat kerja sama semua pihak yang terlibat.

“Untuk acara hari ini sunguh luar biasa, karena apa yang menjadi harapan dari kami selaku Panitia Hari-hari Besar Gerejawi dalam rangka HUT GPM ke 90. Ada partisipasi yang sangat luar biasa dari keluarga Muslim untuk bagaimana merajut tali silahturahmi di Bumi Maren, Kota Tual ini, sehingga keharmonisan hidup orang basudara, hidup Ain Ni Ain itu bisa terjalin dan terbina”, kata Karel

Ia juga menambahkan, event ini jangan hanya terjadi saat ini saja, agar terus terjalin kolaborasi antara Gereja dan Pemerintah, sesuai harapan Walikota Tual, agar toleransi terus terjalin dengan baik di Bumi Maren tercinta. Masyarakat ohi Taar dan sekitarnya tampak sangat antusias menyaksikan lomba ini. Kepadatan arus keluar masuk desa, menjadi bukti besarnya minat warga terhadap lomba yang sarat dengan budaya Islam, namun diselenggarakan oleh warga Taar yang maypritas menganut Kristen Protestan, sehingga menciptakan suasana ramai dan penuh semangat kebersamaan.

Lomba Tari Samrah ini bukan hanya menjadi ajang hiburan dan kompetisi, tetapi juga momentum pelestarian budaya lokal di tengah generasi muda. PHBG ohoi Taar berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk memperkuat nilai budaya dan iman jemaat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....