Pendidikan, Karier, dan Wirausaha Jadi Prioritas Pemuda Indonesia
- 27 Agt 2025 15:04 WIB
- Talaud
KBRN, Talaud : Badan Pusat Statistik (BPS) merilis publikasi Statistik Pemuda Indonesia 2024 yang memotret dinamika generasi muda Indonesia dalam satu dekade terakhir. Hasilnya menunjukkan terjadi perubahan signifikan pada pola hidup pemuda, mulai dari pendidikan, karier, hingga pilihan untuk menikah.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009, pemuda Indonesia adalah warga berusia 16–30 tahun. Data BPS mencatat, tren menikah muda semakin jarang terjadi. Pada 2024, sebanyak 69,75 persen pemuda belum menikah, angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Sebaliknya, hanya 29,10 persen pemuda yang sudah menikah.
Alih-alih menikah muda, generasi muda kini lebih banyak memanfaatkan masa mudanya untuk mengasah ilmu dan keterampilan. Hal ini tercermin dari meningkatnya Angka Partisipasi Sekolah (APS) di semua kelompok umur. Pada 2024, APS usia 16–18 tahun mencapai 74,64 persen, naik dari 70,61 persen pada 2015. Sementara untuk kelompok usia 19–23 tahun, partisipasi sekolah melonjak hingga 29,01 persen dari sebelumnya 22,95 persen.
Perubahan pola hidup pemuda juga terlihat dalam dunia kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pemuda naik menjadi 64,93 persen pada 2024 dari 60,38 persen di 2015. Persentase pemuda bekerja juga meningkat menjadi 56,98 persen, sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 7,95 persen. Menariknya, 18,09 persen pemuda bekerja di sektor white collar, yaitu pekerjaan yang membutuhkan keterampilan profesional, administrasi, dan manajerial.
Tak hanya itu, semakin banyak pemuda yang berstatus pengusaha. Pada 2024, 18,21 persen pemuda merupakan pengusaha, naik 1,33 persen poin dibanding 2015. Sebagian bahkan termasuk kategori white collar entrepreneur yang berbasis pada keahlian profesional.
BPS menegaskan, tren ini menunjukkan generasi muda Indonesia semakin memprioritaskan pendidikan, karier, dan kewirausahaan sebagai fondasi membangun masa depan. Dengan perubahan pola hidup ini, pemuda diharapkan mampu menjawab tantangan sekaligus berkontribusi lebih besar bagi pembangunan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....