Pamor Kesenian Ketoprak di Ponorogo Naik Daun

  • 24 Agt 2025 17:43 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ponorogo: Sejak Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mendorong kembali hidupnya Kethoprak. Pamor seni pertunjukan tradisional itu pelan-pelan naik daun di Ponorogo.

Gelaran di Desa Bajang menjadi bukti, Minggu (17/8/2025). Pertunjukan yang digelar dalam rangka dengan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo sekaligus HUT ke-80 Republik Indonesia tersebut menghadirkan Paguyuban Seniman Kethoprak Tobong dengan lakon Damarwulan Mantu.

Bupati sendiri yang membuka pentas. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga roh budaya daerah. Salah satunya ketoprak, hiburan sekaligus tuntunan, yang perlahan ingin ia bangkitkan kembali.

“Sedaya cangcut tali wondo nguripne ketoprak, kita berbudaya kanti sae,” ujarnya sebagaimana dikutip website resmi Prokopim Ponorogo.

Malam itu, tawa dan decak kagum silih berganti. Dialog-dialog penuh banyolan khas ketoprak membuat penonton terpingkal, sementara alur cerita yang penuh intrik politik, kekuasaan, dan asmara membuat mereka terhanyut.

Lakon Damarwulan Mantu berkisah tentang gejolak di akhir era Majapahit. Damarwulan, si pengurus kuda yang sederhana namun berjiwa besar, harus berhadapan dengan situasi rumit itu.

Pertarungan bukan hanya soal kekuasaan, melainkan juga tentang cinta. Akhir yang manis bagi Damarwulan, ia berhasil mengalahkan Minakjinggo, menjaga Majapahit tetap berdiri, dan mempersunting Ratu Kencono Wungu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....