Fotografer Lari, Jadi Tren yang Diminati
- 15 Agt 2025 10:56 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Fenomena fotografer yang memotret pelari kini semakin marak di Pantai Panjang Bengkulu. Menurut Andika, seorang fotografer profesional Bengkulu, fotografer lari lebih dikenal dengan fotografer fotoyu.
Awal kehadiran tren ini dari kebutuhan para pelari untuk mengabadikan momen berlari, atau bisa saja olahraga lainnya. Hasil foto biasanya berkaitan dengan kebutuhan konten di media sosial yang menampilkan gaya hidup sehat dan aktif.
Andika menjelaskan, tren ini mulai muncul di akhir tahun lalu dengan jumlah fotografer yang masih belasan orang. Namun, dalam dua hingga tiga bulan terakhir, jumlahnya meningkat pesat, terutama saat berlangsungnya berbagai event lari yang digelar instansi dan komunitas olahraga di Bengkulu.
Lokasi yang paling ramai biasanya berada di jalur lari belakang Hotel Horizon hingga Taman Berkas. Disana, hampir setiap sore terlihat belasan fotografer siap memotret pelari yang lewat.
Menurut Andika, para fotografer fotoyu ini memanfaatkan momen ketika pelari sadar kamera dan berpose, sehingga hasil foto lebih menarik untuk dijual. Namun tak sedikit dari mereka yang tidak menyadari sedang difoto.
Meski begitu, tidak setiap hari menjadi hari yang menguntungkan bagi fotografer, karena penjualan foto sangat bergantung pada jumlah pembeli. Andika mengungkapkan, dalam sehari ada fotografer yang mampu menjual hingga lima puluh foto, namun tak jarang hanya satu atau dua yang terjual, sehingga pemasukan harian sangat bervariasi.
Harga foto yang ditawarkan berkisar antara Rp30.000 hingga Rp35.000 per file, sementara video dijual sekitar Rp50.000. Menurut Andika, jika penjualan cukup ramai, penghasilan bulanan bisa tergolong lumayan, namun pada hari sepi, fotografer tetap harus bersabar menunggu momen besar seperti event lari untuk mendapatkan pemasukan yang lebih banyak. (Khml)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....