Paparan Budaya Asing Dinilai Pengaruhi Nasionalisme Anak Muda

  • 13 Agt 2025 14:47 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Rasa nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia dinilai mulai menurun akibat kuatnya pengaruh budaya asing. Hal itu disampaikan Syakira, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Lhokseumawe, saat berbincang bersama rri terkait Semangat Nasionalisme Generasi Muda di era Globalisasi, Kamis (7/8/2025).

“Semangat nasionalisme sudah memudar, mungkin karena paparan budaya luar sangat kuat. Banyak anak muda sekarang lebih bangga dengan budaya luar, apalagi sejak mereka banyak terpapar gadget,” ujarnya.

Menurut Syakira, kondisi ini bukan berarti anak muda sepenuhnya kehilangan jati diri, tetapi terjadi pergeseran nilai yang membuat nasionalisme bukan lagi prioritas utama. Meski demikian, ia optimistis generasi muda Indonesia masih bisa memiliki rasa nasionalisme yang kuat, selama ada kesadaran dan dukungan dari berbagai pihak.

“Anak muda harus tetap bangga pada budaya sendiri. Pemerintah juga seharusnya hadir bukan hanya lewat aturan, tapi juga kebijakan yang berpihak pada generasi muda,” ucapnya.

Syakira menegaskan, nasionalisme di era modern seharusnya tidak hanya diwujudkan dalam bentuk seremoni atau simbol, tetapi melalui tindakan nyata seperti menghargai budaya lokal, mendukung produk dalam negeri, dan aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....