Kerbau Paling Mudah Tertular Penyakit Ngorok

  • 22 Jul 2025 20:49 WIB
  •  Bengkulu

KBRN Bengkulu : Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Kaur terus berupaya melakukan pencegahan terhadap penyebaran wabah penyakit sapi ngorok. Mulai dari melakukan vaksinasi hingga sosialisasi kepada peternak.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Rahkmat Fajar mengatakan saat ini sudah ada 500 ternak di Kabupaten Kaur baik itu sapi atau kerbau yang mati akibat terserang penyakit ngorok.

"Kalau total kasus saat ini kurang lebih ada 500 kasus ya, cuma memang sudah agak melandai,"ungkapnya

Rahkmat fajar menyebut kerbau merupakan ternak yang paling dominan terserang penyakit sapi ngorok. Hal tersebut dikarenakan kondisi badan kerbau yang selalu lembab membuat bakteri penyebab penyakit sapi ngorok lebih cepat berkembang.

"Dari ratusan kasus yang ada, yang lebih dominan terserang penyakit ini itu adalah kerbau, karena kondisi badan kerbau yang selalu lembab, membuat penyakit ini lebih cepat berkembang ditubuh hewan,"jelasnya Rakhmad Fajar

Untuk diketahui penyakit sapi ngorok atau septicaemia epizootica (SE) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri pasteurella multocida yang menyerang saluran pernapasan dan akan menyebabkan kematian pada hewan ternak. Selain melakuman vaksinasi, peternak bisa melakukan bebagai langkah pencegahan secara mandiri, yakni dengan mengandankan hewan ternak, memberikan disinfaksi pada kandang serta tempat makan tenak dan menghentikan aktifitas jual beli ternak

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....