Hiburan dan Perlombaan dalam Gawai Dayak

  • 24 Jun 2025 23:50 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang : Hiburan dan perlombaan yang sering ada dalam Gawai Dayak menjadi topik utama dalam acara Ragam Budaya Dayak Iban yang disiarkan dari Studio Pro1 RRI Sintang pada Selasa (24/6/2025). Budayawan Dayak Iban, Dimu Muchtar atau yang akrab disapa Wat Dimu, hadir sebagai narasumber dan membagikan wawasan mengenai kekayaan budaya dalam perayaan Gawai.

Wat Dimu menjelaskan bahwa Gawai Dayak Iban bukan hanya menjadi momen syukuran atas hasil panen, tetapi juga diisi dengan beragam hiburan khas. Salah satu hiburan utama adalah tarian penyambutan tamu atau pengabang, yang dilakukan di tangga atau halaman sebagai bentuk penghormatan. Setelah itu, para tamu akan dijamu dengan makanan dan minuman, serta disuguhkan pertunjukan seperti bejandeh atau cerita lucu, lagu-lagu daerah, dan tarian tradisional yang hanya diiringi alat musik seperti gong dan gendang.

Gawai juga meriah dengan berbagai perlombaan yang mengangkat nilai-nilai tradisional. Beberapa lomba yang sering diadakan antara lain pencak silat spontan yang dipanggil langsung oleh pembawa acara, lomba menari tradisional, lomba berbalas pantun, dan permainan rakyat seperti pangka gasing. Ada juga lomba menumbuk padi secara berkelompok tanpa menyentuh alu peserta lain, serta menampi padi menggunakan capan yang dinilai dari kebersihannya.

Selain itu, ada lomba menganyam tikar dari daun dengan penilaian berdasarkan waktu, kerapihan, dan hasil kreasi. Perlombaan menabuh alat musik tradisional seperti tawak, tebung, gong dan gendang juga menjadi daya tarik tersendiri, biasanya dimainkan oleh dua hingga empat orang dengan penilaian dari irama yang ditampilkan.

Wat Dimu berharap hiburan dan perlombaan dalam Gawai ini terus dilestarikan agar generasi muda mengenal kembali warisan leluhur mereka. Ia menambahkan bahwa di zaman sekarang anak-anak sudah pandai membuat video, sehingga bisa ikut berperan dalam mendokumentasikan dan mempromosikan budaya sendiri. Gawai menjadi momen penting untuk menggali kembali nilai-nilai budaya lokal yang memperkuat identitas masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....