Air PDAM Mati, Usaha Cuci Pakaian Banjir Pelanggan

  • 13 Jun 2025 21:08 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Jasa cuci pakaian atau lazim disebut laundry pakaian banjir pelanggan semenjak air PDAM Tirta Hidayah kota Bengkulu, mati. Pasalnya sejak tanggal 8 Juni 2025 lalu, air PDAM mengecil bahkan mati total.

Seorang pemilik usaha laundry di Bentiring kecamatan Muara Bangkahulu, Cece, mengatakan, terjadi peningkatan jumlah konsumen sejak beberepa hari terakhir. Baik itu untuk jasa laundry cuci lipat, cuci setrika, hingga layanan cuci sendiri dengan mesin yang telah disediakan.

"Kalau tarif itu Rp5.000 per kilogram, untuk cuci kering lipat. Kalau cuci sendiri, Rp10.000 per kilogram," katanya (13/6/25).

Ia mengatakan akibat air PDAM mati, omset justru meningkat. Rata-rata para pelanggan adalah mahasiswa.

Diketahui, saat ini sedang ada perbaikan besar-besaran di bak pengolahan air PDAM di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Surabaya. Hal itu berakibat pada gangguan aliran PDAM selama 3 pekan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....