Kampung Inggris Pare Dinilai Tempat Tepat Belajar Bahasa

  • 03 Jun 2025 22:16 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri merupakan tempat yang tepat untuk belajar Bahasa Inggris. Hal itu disampaikan Kuraisin Dano Iskandar, salah satu peserta kursus Bahasa Inggris dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Selasa (3/5/2025).

“Saya senang sekali karena berkesempatan menjadi salah satu peserta yang diberangkatkan dari desa Were ke Pare, ini merupakan capaian yang luar biasa untuk daerah karena sangat peduli dengan pembangunan SDM yang ada di daerah. Kampung Inggris saya sudah mendengar dan banyak teman yang merekomendasikan untuk cepat belajar Bahasa Inggris agar merasakan langsung disini,” ujarnya.

Sementara Bakir Usman, Ketua PKBM Were Mandiri, mengatakan, bahwa lembaganya berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Were, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan non formal. “Program Weda go to Pare mendapat dukungan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah dan Pemerintah Desa Were yang telah menganggarkan biaya untuk yang kursus selama tiga bulan ke Kampung Inggris Pare. Semua biaya ditanggung penuh dari Pemda,” ucapnya.

Kuraisin menambahkan suasana Kampung Inggris Pare sangat mendukung untuk belajar karena only english semua memakai Bahasa Inggris. “Semoga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa diberangkatkan lagi kesini, karena menurut saya disini worth it (sepadan) untuk masyarakat menambah ilmu pengetahuan, bukan hanya Bahasa Inggris tetapi menambah pengalaman kita bagaimana berkelompok dan menjadi mandiri serta mengasah kemampuan individual kita,” katanya.

Bakir Usman (dua dari kanan) saat foto bersama peserta kursus Bahasa Inggris di Pare dari Kab. Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara (Foto: RRI/ Hery)

Bakir Usman mengungkapkan, PKBM Were Mandiri ini, memiliki 12 SDM yang membantu mengelola. Sejak tahun 2011 didirikan hingga saat ini sekitar 1.000 siswa lebih yang memegang sertifikat komputer yang di keluarkan dan semua gratis tanpa dipungut biaya. Selain kerjasama dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa, pihaknya juga membantu kegiatan UMKM.

“Terima kasih kami kepada Pemkab Halmahera Tengah yang telah membiayai penuh peserta kursus, Terima kasih pak Bupati Ir. Ikram Malan Sangadji dan pak Wabup Ahlan Jumadil serta pak Sekda Bahri Sudirman yang telah berkomitmen meningkatkan Sumber Daya Manusia lewat Gerakan Literasi di Halmahera Tengah,” ujar Bakir Usman

Sebagai masyarakat di wilayah timur Indonesia Bakir berharap, pemerintah pusat beratensi atas program yang dilakukannya dalam peningkatan SDM lewat kegiatan literasi. “Program yang sudah berhasil kami jalankan dengan baik, tetapi kita tetap membutuhkan bantuan infrastruktur, tambahan computer termasuk jaringan internet, buku dan bantuan uang operasional,” ujarnya.

Ratusan lulusan PKBM Were Mandiri yang memegang sertifikat pelatihan komputer saat ini banyak yang bekerja sebagai tenaga administrasi perusahaan swasta. Selain itu output dari pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C banyak yang lulus menjadi PTT Pemkab Halmahera Tengah.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....