Pemkab Ponorogo Berencana Membangun Lokasi Parkir Wisata Religi

  • 03 Jun 2025 21:05 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ponorogo: Pemkab Ponorogo merencanakan pembangunan lokasi parkir untuk kawasan wisata religi. Yakni di selatan kantor Kelurahan Setono untuk kawasan wisata religi makam Batoro Katong, serta lokasi parkir menuju makam Ki Ageng Muhammad Besari yang berada di Tegalsari, Kecamatan Jetis.

Setidaknya Pemkab Ponorogo akan memanfaatkan lahan seluas 1,5 hektar yang berada di selatan kelurahan Setono untuk kantong parkir. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan, lokasi tersebut dipilih, karena selama ini sejumlah peziarah dari luar kota yang membawa kendaraan besar seperti bus kesulitan mencari tempat parkir bahkan menyebabkan kemacetan.

Kang Giri- sapaan akrabnya menyatakan, lahan yang akan dijadikan lokasi parkir merupakan aset milik pemkab. Dimana pembangunan tersebut nantinya akan terintegrasi langsung menuju makam pendiri Kabupaten Ponorogo itu.

"Kalau parkir di pinggir jalan kan mengganggu lalu lintas, jadi biar rapi ya kita bangun lokasi parkir. Nanti disini penduduk setempat bisa berjualan makanan, minyak wangi, kurma, pakaian dan lainnya," ujarnya, Selasa (3/6/2025).

Sugiri pun ingin konsep pembangunan lokasi parkir itu sama seperti makam-makam para wali seperti Sunan Bonang, makam Sunan Maulana Malik Ibrahim yang sering dikunjungi peziarah. Pun ketika ada lahan parkir yang terhubung dengan pertokoan dan UMKM, maka peziarah lebih nyaman untuk berwisata religi.

"Jadi nanti dibangun lokasi parkir, lalu pejalan kaki masuk dekatnya MTs itu, dan disepanjang jalan ada UMKM, ada becak listrik atau apa biar ekonomi tumbuh sampai ke makam," jelasnya.

Bupati dua periode tersebut juga menjelaskan jika pembangunan lahan parkir tersebut akan rencananya akan dibangun tahun ini. Pun disuport oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui DPR RI.

Sementara itu, Pemkab Ponorogo juga berencana memindahkan lokasi Pasar Hewan Jetis untuk dijadikan lahan parkir untuk menuju makam Ki Ageng Muhammad Besari yang berada di Tegalsari, Kecamatan Jetis. Pasar hewan nantinya akan dipindah ke selatan atau pasar existing (Pasar Wage) depan Rumah Potong Hewan (RPH), di lahan milik pemda.

"Nanti kita bangun pasarnya, pasar sapi dan kambing kita jadikan satu yang lebih bagus. Jadi ketika pahing nggak berjubel di perempatan, nanti nyambung dengan RPH," jelasnya.

Ia berharap, pembangunan dua lokasi parkir tersebut mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata religi. Selain itu keberadaan lokasi parkir kawasan wisata religi juga dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....