Warga Singkil Ubah Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif

  • 31 Mei 2025 09:23 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : Di tengah tantangan ekonomi dan naik turunnya harga kebutuhan pokok, semangat inovasi dan kemandirian terlihat jelas di kalangan masyarakat Aceh Singkil. Banyak warga kini semakin giat menyulap pekarangan rumah mereka yang semula kurang termanfaatkan menjadi kebun produktif yang hijau dan asri, tidak hanya memperindah lingkungan tetapi juga secara signifikan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Hal ini terlihat jelas di beberapa desa di Singkil, di mana aneka jenis sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat ditanam dengan rapi dan terawat di lahan sempit sekalipun. Dari kangkung, bayam, cabai, tomat, hingga jahe dan kunyit, semua tumbuh subur berkat ketelatenan para warga.

Salah satu warga yang gigih mengembangkan pekarangan rumahnya adalah Nenny dari Desa Rimo, Dengan lahan yang tidak terlalu luas, ia berhasil menanam berbagai jenis sayuran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

"Awalnya cuma iseng, daripada kosong, kan lumayan bisa ditanami sayur. Eh, ternyata hasilnya bagus. Sekarang hampir setiap hari kami tidak perlu beli sayur di pasar, cukup petik dari pekarangan. Selain hemat biaya, sayuran yang kami konsumsi juga lebih segar dan terjamin bebas dari pestisida", ujar Nenny kepada RRI, dengan senyum sumringah saat ditemui di pekarangan rumahnya, Jum’at (30/5/2025).

Nenny menambahkan bahwa ia tidak menggunakan pupuk kimia, melainkan memanfaatkan pupuk kompos dari sisa-sisa dapur dan limbah organik lainnya. "Ini juga mengurangi sampah rumah tangga, jadi lebih bersih lingkungan", imbuhnya.

Senada dengan Ibu Nenny, Bapak Ari, seorang karyawan pabrik kelapa sawit di salah satu perusahaan yang ada di Aceh Singkil, juga aktif mengelola pekarangan rumahnya untuk menanam buah-buahan seperti pepaya, jambu, pisang, dan kelengkeng. Ia bahkan membagikan sebagian hasil panennya kepada tetangga sekitar.

"Dulu pekarangan ini hanya ditumbuhi rumput liar. Sekarang, selain bisa menikmati buah-buahan segar sendiri, saya juga senang bisa berbagi dengan tetangga. Ini menjadi kegiatan yang menyenangkan di sela kesibukan", tuturnya.

Masyarakat Aceh Singkil kini didorong untuk lebih produktif dengan memanfaatkan lahan pekarangan kosong mereka. Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, adalah sosok di balik inisiatif ini. Ia tak hanya mengimbau, tapi juga telah memberi contoh langsung dengan mengelola lahan di sekitar Pendopo Wakil Bupati menjadi area yang produktif.

Menurut Hamzah, pemanfaatan pekarangan untuk menanam berbagai komoditas seperti cabai, tomat, sayuran, dan buah-buahan punya dua manfaat utama. Pertama, ini dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Kedua, langkah ini diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....