Diduga Manipulasi Dana Desa,Warga MonGeudong Desak Geusyik Dicopot
- 29 Mei 2025 13:41 WIB
- Lhokseumawe
KBRN Lhokseumawe: Atas dugaan Pengelolaan Dana Desa yang tidak transparan, bahkan tanpa ada musyawarah alias one man show, Warga Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, ajukan surat Mosi tak percaya kepada Geusyik Desa setempat yang dijabat Mujiburrahman.
Ketua Pemuda Desa Mon Geudong Heri syahputra, mengatakan, sebelumnya mereka pernah meminta ruang berdialog, namun audiensi tersebut tidak terlaksana atas penolakan sepihak Geusyik Mujiburrahman.
Sikap Geusyik Mujiburrahman enggan beraudiensi, membuat warga kesal hingga memilih mengajukan gugatan dan surat pernyataan sikap Mosi tak percaya ditanda tangani ratusan Masyarakat setempat.
,”Dalam surat mosi tak percaya itu tercatat sebanyak 200 orang lebih ikut menandatanganinya karena rasa kecewa dengan kepimpinan geusyik yang tidak transparan dalam mengelola dana desa.,
“Terang Heri kepada Wartawan warga semakin kesal dengan sikap geusyik yang tidak mau diajak berdialog dan beraudensi soal indikasi korupsi dana desa. Sehingga warga pun sepakat membuat surat mosi tak percaya atas kepimpinan Geusyik Mon Geudong Mujiburrahman., Jelas Heri Kepada Wartawan Rabu 28/05/2025)
Heri menyebutkan selama tiga tahun ini geusyik dalam mengelola dana desa tanpa musyawarah yang tidak melibatkan petuha peut dan sebagian perangkat desa lainnya. Sehingga menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat.
Dalam surat mosi tak percaya itu, merincikan program kerja yang dikelola secara pribadi diantaranya program Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023 (Peternakan Ayam), demikian juga Program Ketahanan Pangan tahun 2024 (Penanaman Bibit Cabe dan Peternakan Bebek ) yang dialihkan Lokasinya ke gampong lain.
Pembangunan tempat parkir di depan kantor geuchik. Program Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2024 (Peternakan Bebek ) dialihkan Lokasinya ke gampong lain
Diantara sejumlah dugaan penyimpangan Pengelolaan Dana Desa, Geusyik Mujiburrahman juga disinyalir melakukan manipulasi Anggaran PAUD Tahun 2023 yaitu pengadaan alat Perlengkapan dan alat Peraganya dikelola langsung oleh Isteri Keuchik.
, “Ironisnya terindikasi Pengadaan alat Perlengkapan serta alat Peraga yang dibeli tersebut adalah barang bekas yang diolah Menjadi barang baru kembali., Hal sama terjadi dalam pembangunan tutup saluran Dusun Bandar Jaya Jln. Perikanan memakai Besi bekas pakai yang sebagian sudah berkarat yang awalnya dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Lhokseumawe pada tahun 2019 lalu dibongkar, dan besinya dipakai untuk Pekerjaan yang menggunakan dana desa tahun 2024.
Sementara perpecahan di tengah masyarakat semakin mencuat ketika Geusyik Mujiburrahman menyalah gunakan kebijakan terhadap pemberhentian kader posyandu A.n herawati karena alasan sepihak
,”Ia di pecat kerena mempertanyakan pemotongan honor yang diduga berat ada masalah pribadi dengan istri keuchik, “
Berkaitan sederetan penyimpangan kebijakan untuk kepentingan pribadinya, dalam pernyataan mosi tak percaya warga juga sepakat untuk melakukan audiensi seraya mendesak pertanggung jawaban bahkan juga desakan pencopotan Mujiburrahman sebagai Geusyik Desa Mon Geudong.
“Atas dugaan tidak transparan tersebut di atas, Kami warga Gampong Mon Geudong Menyatakan mosi tak percaya Kepada Keuchik Gampong Mon Geudong. Ketua Tuha Peut beserta anggota untuk mengadakan Audiensi antara Keuchik dengan masyarakat Segera mencopot Mujiburahman dari jabatan geusyik jika terbukti bersalah menyalahi penggunaan wewenang,” pintanya.
Menanggapi Mosi Tak percaya Warga Tersebut Gameusyik Mon Geudong Mujiburahman dikonfirmasi via telepon selulernya mengaku telah menerima surat Mosi Tak percaya diajukan warganya
Selain membantah tudingan dan rekayasa fitnah atas dirinya, Geusyik menegaskan semua tudingan itu sudah pernah dilaporkan Unit Tipikor Polres Lhokseumawe hingga diperiksa oleh inspektorat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....