Diduga Mati Perjalanan, Sapi Terdampar di Pesisir Pukan
- 26 Mei 2025 23:05 WIB
- Sungailiat
KBRN, Bangka : Hasil pengecekan Tim Kesehatan Hewan pada Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka menemukan bangkai sapi yang terdampar di pesisir Pantai Pukan Kecamatan Merawang diduga dibuang di laut saat perjalanan pengiriman ke daerah tujuan, Senin (26/5/2025).
Disampaikan Kabid Peternakan pada Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Krisnaningsih, berdasarkan keterangan warga setempat yang juga pengelola Pantai Pukan, menyebutkan jika sapi tersebut terdampar dari laut yang memang sudah dalam kondisi mati.
"Jadi hasil pengakuan warga, memang ada sapi yang tedampar satu ekor, karena tidak tahan baunya sehingga sapi dihanyutkan lagi ke laut," ujar Krisnaningsih kepada RRI, disela-sela pemantauan lokasi di Pantai Pukan, Desa Air Anyir Kecamatan Merawang, Bangka.
Menurut Krisnaningsih, sapi itu diduga mati saat perjalanan pengangkutan menuju daerah tujuan, sehingga dibuang di laut oleh pihak kapal pengangkut. Pihaknya tidak dapat menindaklanjuti untuk mencari data asal dari sapi tersebut, mengingat tidak ada identitas yang dapat menjadi petunjuk untuk melacak sapi.
Padahal sebetulnya, menurut Krisnaningsih, pihaknya bisa melacak asal sapi, melalui kode barkot kesehatan yang biasa dipasang pada telinga atau leher sapi.
Kendati demikian, pihaknya lebih tenang, karena ternyata bangkai sapi yang ditemukan bukan berasal dari ternak warga, melainkan pasokan sapi yang mungkin mengalami sakit atau kelelahan saat dalam perjalanan pengiriman ke daerah tujuan, untuk kepentingan Iduladha. Mengingat sebagian besar persediaan hewan kurban sapi maupun kambing di Kepulauan Bangka Belitung masih di pasok dari daerah luar.
Sebelumnya, Pengelola Pantai Pukan Kecamatan Merawang, Ilham mengaku kejadian seperti sudah pernah terjadi pada tahun lalu.
"Sudah dua kali kejadian seperti ini, kejadian serupa juga ditemukan pada tahun lalu, bangkai sapi terdampar di pesisir pantai," kata pengelola Pantai Pukan Ilham.
Namun pihaknya tidak mengangkut untuk dikuburkan, melainkan dihanyutkan kembali ke pantai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....