Kaur Dapat DAK Fisik Kesehatan 11 Miliar Rupiah

  • 20 Mei 2025 02:38 WIB
  •  Bintuhan

KBRN Bintuhan : Meskipun ada efisiensi anggaran yang berdampak pada pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat ke daerah. Namun untuk Kabupaten Kaur, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik kesehatan masih tetap ada dan tidak ada pemotongan sama sekali. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Kesehatan mendapatkan anggaran DAK fisik sebesar 1,1 miliar rupiah.

Kepala Bidang Pelayanan SDK Dinkes Kaur, Ely Isti, S.KM mengatakan saat ini pergeseran anggaran sudah selesai dan setiap OPD termasuk Dinkes telah menyusun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan tahun ini. Untuk DAK Fisik bidang kesehatan dengan pagu anggaran 1,1 miliar rupiah, Dinkes Kaur akan melakukan pembangunan beberapa fasilitas untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Meski adanya efisiensi anggaran , kita masih dapat DAK fisik ya, itu sebsar 1,1 miliar rupiah,”ungkapnya

Pembangunan yang akan dilakukan diantaranya ialah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tetap, pembangunan sumur bor Puskesmas Luas dan Puskesmas Padang Guci. Saat ini tengah dalam proses pelengkapan dokumen untuk diajukan ke UKPBJ Setda Kaur.

Ely menjelaskan pembangunan sumur bor dan juga IPAL tersebut sudah melalui rapat bersama seluruh tim dari Dinkes dan telah disampaikan ke Bupati Kaur Gusril Pausi S.Sos M.A.P. Bupati mendukung program-program yang di ajukan oleh Dinkes Kaur, sebab meningkatkan pelayanan kesehatan juga menjadi salah satu program Bupati Kaur.

“Untuk progres dari pembangunan sarana tersebut sekarang mash dalam tahap pelengkapan dokumen, yang nantinya akan diajukan ke UKPBJ Setda Kaur,” jelasnya

Ely menambahkan, pembangunan ini ditargetkan mulai berjalan di pertengahan tahun mendatang serentak dengan kegiatan-kegiatan fisik lainnya dari Dinkes Kaur salah satunya pembangunan talud di RS Pratama Maje. Diharapkan semua kegiatan bidang kesehatan di tahun ini bisa berjalan dengan lancar, dan selesai sebelum pergantian tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....