Lebih Murah, Masyarakat Bisa Pilih Beras SPHP Bulog

  • 07 Mei 2025 16:13 WIB
  •  Gunung Sitoli

KBRN, Gunungsitoli: Beras program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP), hingga saat ini harga tebusnya tetap Rp. 11.300 / kilogram atau Rp.56.500/ 5 kilogram dan Harga Eceran Tertingginya sebesar Rp.13.100/ kilogram – setara Rp.65.500/ 5 kilogram. Untuk mendapatkan beras SPHP ini cukup mudah karena telah tersedia baik di ritel modern maupun pasar tradisional.

“Beras SPHP hingga saat ini masih menjadi alternatif pilihan sejumlah konsumen dalam membeli beras. Untuk wilayah Kepulauan Nias, animo masyarakat membeli beras SPHP cukup tinggi dan selalu mendapat respon positif dan pihak Bulog cukup banyak mensuplainya untuk Kepulauan Nias,” ujar Kepala Bulog Kantor Cabang Nias Muhammad Choiruddin, Rabu (7/5/2025).

Beras SPHP adalah beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog sejak 2023 sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Beras ini berasal dari beras cadangan pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog, kualitasnya bagus dan harga yang lebih terjangkau.

Kepala Bulog KC Nias menambahkan, tugas Bulog adalah selain menstabilisasi harga juga memastikan harga itu wajar, dalam arti wajar di produsen dan wajar di konsumen. “Artinya, jika harga beras di tingkat produsen terlalu rendah maka para petani tidak akan mau menanam padi, sebaliknya apabila juga harga beras terlalu tinggi maka bisa berakibat menimbulkan terjadinya inflasi. Oleh karena itu Pemerintah telah mengambil peran dalam mengatur HET dan harga acuan terhadap beberapa komoditi yang dianggap strategis untuk menjaga keseimbangan,” ujarnya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....