Serapan Cabai Bali-Mataram Tinggi Picu Harga Naik

  • 14 Apr 2025 21:44 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Serapan cabai ke Bali dan Mataram, masih tinggi, memicu kenaikan harga. Ini berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Senin (14/4/2025).

Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Ori 212 dan Brengos 99 dengan harga Rp72.000 naik Rp4.000 menjadi Rp76.000 per kilogram. Varietas Asmoro 043 diharga Rp68.000 naik Rp6.000 menjadi Rp74.000 per kilogram.

Cabai Lokal Kediri harga Rp60.000 naik Rp7.000 menjadi Rp67.000 per kilogram, dan Cabai Prentol/ Tumi 99 dengan harga Rp55.000 naik 15.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.

“Harga CRM sedikit naik karena pasokan berkurang, dan penyerapan ke Bali dan Mataram masih cukup besar yang memicu harga naik” ucap Suyono Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri.

Infografis Harga Aneka Jenis Cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri. (Foto: APCI Kediri)

Untuk harga Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada MK harga Rp31.000 naik Rp2.000 menjadi Rp33.000 per kilogram dan Imola dengan harga Rp29.000 naik Rp2.000 menjadi Rp31.000 per kilogram.

Harga Cabai Merah Keriting (CMK) untuk varietas Boos Tavi harga Rp44.000 naik Rp6.000 menjadi Rp50.000 per kilogream dan Sibad diharga Rp42.000 naik Rp6.000 menjadi Rp48.000 per kilogram.

Pengiriman wilayah Jabodetabek cabai besar 5 Ton, cabai rawit 3 Ton, serapan untuk industri cabai besar 3 Ton, cabai rawit 5 Ton dan pengiriman ke Kalimantan nihil.

Pasokan Cabai Rawit Merah dari lokal Kediri, Blitar, Mojokerto sebanyak 24 Ton, untuk pasokan Cabai Merah Besar dari Kediri, Tuban, Malang sebanyak 12 Ton dan Cabai Merah Keriting berasal dari wilayah Kediri, Blitar sebanyak 0,7 Ton.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....