Harap Perhatian Pusat, Wabup Mahulu Kembali Keluhkan Jalan Hancur

  • 07 Apr 2025 22:58 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Mahulu : Wakil Bupati Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Yohanes Avun, tak henti menyuarakan kondisi jalan penghubung antara Kutai Barat (Kubar) menuju wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

Sebab, jadi garda terdepan dan sudah 11 tahun lamanya, Mahulu seakan tak terjamah oleh pembangunan, terutama dari sisi infrastruktur jalan. Salah satunya, jalan penghubung Kubar-Mahulu.

Sampai saat ini, beberapa ruas jalan masih hancur dan berlumpur ‘jadi bubur’ dan tentu menjadi keluhan masyarakat, tidak terkecuali Wabup Yohanes Avun, yang selalu melakukan perjalanan luar daerah lewat jalur darat.

Bahkan pejabat publik satu ini, sudah sering membantu warganya yang mengalami kesulitan melintas di jalan Kubar-Mahulu. Dalam perjalanan mudik bersama rombongannya, mereka kembali membantu menarik kendaraan masyarakat yang sudah bermalam karena terjebak dalam lumpur, di salah satu ruas jalan Kampung Long Hubung, Kecamatan Long Hubung, Rabu (2/4/2025).

“Kami lagi tarik mobil taxi yang amblas dan sangkut di gunung dekat jalan aspal Long Hubung. Di titik ini, kondisi jalannya sangat parah,” kata Yohanes Avun, dalam sebuah video singkat yang di upload di media sosial.

Jalan Kubar-Mahulu, lanjut Yohanes Avun, memang masih Non Status. Namun berdasarkan kesepakatan penanganan antara Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Pusat, bahwa dari titik nol Tering (Kubar), sampai Simpang PT RTC di Kampung Memahak Teboq, Kecamatan Long Hubung (Mahulu), ditangani APBD Provinsi.

Berikutnya, dari Simpang PT RTC hingga Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, ditangani menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Karena itu, Yohanes Avun, mengharapkan perhatian serius, baik dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat, agar segera melakukan penanganan di lapangan. Sudah ada beberapa ruas jalan yang memang sudah mendapat penanganan, namun masih banyak pula yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Ya kita harap segera dilakukan perbaikan, kasihan warga kami di sini (Mahulu),” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....