Pertolongan Pertama saat Disengat Lebah dan Pilihan Obatnya

  • 09 Jul 2022 05:19 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Setelah disengat lebah, hal paling pertama yang harus lakukan adalah mengeluarkan sengatannya. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat untuk meredakan nyeri setelah disengat lebah. Jika terjadi alergi, segera ke dokter.

Belum banyak orang yang paham mengenai pertolongan pertama saat disengat lebah. Padahal pada beberapa orang, efek racun sengatan lebah bisa sampai memicu reaksi syok anafilaksis yang sangat berbahaya.

Pertolongan pertama disengat lebah

Sengatan lebah adalah kondisi yang terjadi dengan cepat. Mengutip sengatan lebah dapat menghasilkan reaksi yang berbeda-beda pada setiap orang, dari rasa nyeri, demam, hingga reaksi alergi. Maka, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana pertolongan pertama disengat lebah sesuai anjuran dokter, yaitu:

1. Tetap tenang

Umumnya lebah hanya menyengat satu kali. Akan tetapi, jika Anda berada di area dekat sarang lebah, bergeraklah dengan tenang menjauhi area tersebut untuk menghindari sengatan lebah lainnya.

2. Cabut sengat yang tertinggal di kulit

Anda perlu segera mencabut sengatan dengan segera agar tidak sakit dan membengkak. Cara mencabut sengatan lebah yang benar adalah dengan menggosok area sengatan dengan kain kasa atau congkel dengan kuku. Jangan menarik sengat dengan pinset karena jepitannya justru akan membuat sengat mengeluarkan lebih banyak racun.

3. Sterilkan luka

Setelah itu, jangan lupa untuk membersihkan area kulit yang disengat lebah dengan air bersih dan sabun. Walaupun terasa sedikit perih, mensterilkan luka bermanfaat untuk mencegah infeksi.

4. Kompres dengan es

Untuk menghilangkan nyeri dan bengkak karena disengat lebah, pertolongan pertamanya adalah dengan kompres dingin pada bagian tubuh yang terkena. Apabila pembengkakan menjalar ke bagian tubuh lainnya (seperti wajah dan leher), serta dibarengi pusing dan sesak napas, segera ke rumah sakit. Kemungkinan, Anda atau orang tersebut mengalami alergi sengatan lebah

Pilihan obat untuk mengatasi kondisi disengat lebah

Ada tiga reaksi yang mungkin saja terjadi saat disengat lebah, yaitu ringan, sedang, hingga parah. Pada sebagian besar orang, rasa sakit dan pembengkakan di bagian yang terkena sengatan lebah biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu beberapa hari.

Penggunaan obat di apotek atau pengobatan bahan alami hanya bertujuan meredakan rasa sakitnya. Dokter juga mungkin akan meresepkan obat golongan steroid untuk meredakan peradangan akibat disengat lebah. Apalagi, biasanya area disengat lebah meninggalkan rasa sakit atau sedikit bengkak.

Dilansir laman Sehatq, Berikut adalah macam-macam pilihan obat untuk mengatasi sengatan lebah:

1. Obat pereda nyeri

Anda bisa pertimbangkan minum obat pereda nyeri setelah disengat lebah, seperti para setamol atau ibuprofen. Jangan lupa untuk selalu mengikuti saran penggunaan agar dosisnya sesuai.

2. Salep hidrokortison

Sengatan lebah juga bisa mengakibatkan kulit terasa sakit dan gatal. Salah satu cara mengobati atau menetralkannya adalah dengan menggunakan salep hidrokortison. Salep Hidrokortison bermanfaat untuk mengurangi peradangan yang disertai bengkak, kemerahan, nyeri, dan gatal.

Untuk menggunakannya, oleskan salep tipis-tipis sampai menutupi area kulit yang disengat lebah. Gosok dengan lembut sampai obat menyerap. Obat ini hanya untuk digunakan pada kulit. Jangan biarkan hidrokortison topikal masuk ke mata atau mulut Anda.

3. Obat antihistamin

Salah satu cara mengobati sengatan lebah yang sudah membengkak adalah dengan. Obat antihistamin Ini juga bisa mengurangi rasa gatal yang mengganggu. Pasalnya, walaupun tidak terjadi alergi, area kulit bisa saja terasa gatal ataupun bengkak.

4. Losion calamine

Losion calamin bisa jadi obat ampuh untuk meredakan kemerahan dan gatal pada area kulit yang disengat lebah. Oleskan calamine tipis-tipis langsung ke kulit dan gosok dengan lembut. Biarkan mengering di kulit Anda. Anda juga dapat menggunakan bola kapas untuk menotolkan obat ke kulit Anda.

Cuci tangan Anda dengan sabun dan air setelah mengoleskan obat. Losion kalamin dapat meninggalkan lapisan tipis mirip kerak pada kulit saat mengering.

5. Madu

Mengoleskan madu juga bisa membantu menghilangkan bengkak karena disengat lebah. Madu mempunyai senyawa anti peradangan untuk membantu menyembuhkan luka, nyeri, serta rasa gatal. Cara pakainya pun tergolong mudah. Setelah membersihkan area sengatan, oleskan madu secukupnya. Tutup luka menggunakan perban yang longgar, biarkan selama satu jam.

6. Lidah buaya

Sengatan lebah juga mungkin dapat dinetralkan dengan menggunakan bahan alami, seperti lidah buaya.Kandungannya bermanfaat untuk mendinginkan, menenangkan, dan membantu meredakan rasa sakit pada kulit.

Gunakan tanaman lidah buaya alami, lalu oleskan cairannya pada area kulit. Anda juga bisa menggunakan perawatan kulit aloe vera gel sebagai alternatif. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah aman untuk Anda.

7. Minyak esensial

Beberapa minyak esensial miliki khasiat antiseptik, antibakteri, atau antijamur. Ini bisa membantu meredakan rasa nyeri, gatal, dan juga kemerahan akibat sengatan. Jenis yang sering digunakan untuk pengobatan, di antaranya adalah minyak esensial tea tre, lavender, thyme, witch hazel, atau rosemary.

Sebelum menggunakannya, campurkan dulu dengan minyak carrier, seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Perbandingannya adalah 1 tetes minyak esensial dicampur 4-5 tetes minyak carrier.

8. Cuka apel

Mengoleskan cuka apel juga dianggap sebagai cara alami mengobati sengatan lebah atau tawon. Sebagian orang meyakini bahwa senyawa cuka apel mampu meredakan pembengkakan. Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, karena belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....