Antisipasi Gesekan, Pemkot-Forkopimda Madiun Intensifkan Patroli Gabungan
- 16 Jan 2023 09:17 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Pemkot Madiun bersama forkopimda akan terus menjaga kondusifitas kota. Bahkan patroli di masing-masing kecamatan pun gencar dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga termasuk wisatawan yang berkunjung ke Madiun.
Patroli petugas gabungan TNI, Polri dan Pemda akan diintensifkan pasca adanya gesekan antar warga yang terjadi di Kota Madiun pada Minggu dini hari (15/1/2023). Walikota Madiun, Maidi mengatakan, pemkot akan membuatkan payung hukum melalui Peraturan Walikota (Perwal) terkait keamanan dan kenyamanan di Kota Madiun.
Adanya, payung hukum tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan peran masyarakat dalam membantu petugas. Payung hukum tersebut menurutnya bisa menjadi dasar untuk menguatkan langkah antisipasi sebelum terjadi hal-hal yang dapat menganggu keamanan dan kenyamanan di Kota Madiun.
“Sehingga semua yang akan melangkah itu ada payung hukum yang tidak menyalahi hukum. Kita buatkan Perwal atau SK sehingga orang yang masuk kesini itu hati-hati,” ujarnya saat menggelar apel Kamtibmas, Minggu malam (15/1/2023).
Sementara itu Kapolres Madiun Kota, AKBP Suryono mengungkapkan, gesekan yang terjadi di Kota Madiun berawal dari knalpot brong sepeda motor milik segerombolan pemuda yang digeber-geber sehingga memicu emosi warga sekitar. Menindaklanjuti hal itu ia telah meminta jajarannya untuk menindak tegas semua kendaraan menggunakan knalpot brong yang masuk ke Kota Madiun.
“Saya sudah perintahkan ke anggota kami, kalau ada kendaraan yang menggunakan knalpot brong masuk ke Kota Madiun tindak secara tegas, tilang secara manual, sita motornya dan ketika mengambil harus membawa knalpot yang standar,” ungkapnya.
Kapolres menegaskan, berdasarkan evaluasinya penggunakan knalpot brong sering menjadi pemicu beberapa kali gesekan di Kota Madiun. Ini karena suara yang bising dapat mengganggu keanyamanan bagi warga maupun pengguna jalan lainnya.
“Secara kontinyu patroli akan kita lakukan, karena yang datang ke Kota Madiun itu kan banyak juga dari daerah lain. Maka ketika anggota kami menemukan knalpot brong, saya minta untuk ditindak tegas,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....