Tradisi Mappatettong Bola, Wujud Gotong Royong Masyarakat Bugis
- 25 Feb 2025 20:04 WIB
- Bone
KBRN,Bone: Tradisi Mappatettong Bola atau Mappaenre Bola masih lestari di tengah masyarakat Bugis. Tradisi mendirikan rumah panggung secara gotong royong ini bukan sekadar proses pembangunan fisik, tetapi juga simbol kuatnya kebersamaan dan solidaritas sosial yang telah diwariskan turun-temurun.
Kegiatan Mappatettong Bola dilakukan secara bersama-sama oleh warga dengan dipimpin oleh tetua adat yang disebut Panrita Bola. Tidak hanya membantu mendirikan rumah, masyarakat juga ikut serta dalam berbagai prosesi adat, termasuk doa bersama agar rumah yang dibangun membawa keberkahan bagi pemiliknya.
Dikutip dari laman Wikipedia tradisi ini mencerminkan nilai utama dalam budaya Bugis, yaitu Assamaturu’, atau semangat gotong royong. "Dalam masyarakat Bugis, kebersamaan adalah segalanya. Jika ada yang membangun rumah, seluruh warga akan turun tangan membantu tanpa mengharapkan imbalan," ujarnya.
Selain Mappatettong Bola, semangat gotong royong juga terlihat dalam berbagai aktivitas sosial lainnya, seperti membersihkan masjid (Mappacakka' Masigi), membersihkan kuburan (Mappacakka' Kuburu'), dan memindahkan rumah dengan cara diangkat bersama-sama (Marakka' Bola). Tradisi-tradisi ini menunjukkan bahwa kepentingan bersama lebih diutamakan dalam kehidupan masyarakat Bugis.
Seiring dengan perkembangan zaman, sebagian masyarakat telah beralih menggunakan jasa profesional untuk membangun rumah. Namun, di beberapa daerah, Mappatettong Bola masih terus dipertahankan sebagai warisan budaya yang memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....