Banjir di Bandar Lampung Mulai Surut
- 23 Feb 2025 03:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Ratusan rumah di Kecamatan Tanjungsenang dan Kelurahan Waydadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung terendam banjir. Banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kota Bandar Lampung sejak Jumat (21/2/25) hingga Sabtu dini hari.
Salah seorang warga Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Indra Julianta kepada Pro 3 RRI mengatakan, rumahnya termasuk yang terdampak banjir. "Saat ini, Alhamdulillah, sudah surut meski genangan air masih ada di luar rumah," katanya, Sabtu (22/1/2/25) malam.
Indra mengakui, hujan yang terjadi semalam sangat lebat. Dan berdasarkan informasi BMKG, puncak musim hujan di Bandar Lampung terjadi di pertengahan Februari.
"Ini pertama kali rumah saya kebanjiran. Bisanya gak pernah karena di depan rumah saya banyak taman-taman, pepohonan dan resapan," jelasnya.
Indra menjelaskan, hujan lebat turun sejak pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB pada Jumat (21/2/25) malam. Namun sejak pukul 23.00 WIB hujan masih mengguyur dengan intensitas ringan hingga sedang.
"Selama 2 hingga 3 tahun belakangan, Bandar Lampung sering terjadi banjir. Setiap hujan deras terjadi hampir ada daerah yang terendam banjir," katanya mengungkapkan.
Perbedaannya, menurut Indra, dulu Bandar Lampung masih banyak terdapat daerah resapan seperti sawah, rawa, tanah kosong dan lainnya. "Sekarang banyak perumahan, Mal serta bangunan lainnya, ditambah pendangkalan sungai sehingga ketika hujan deras, air meluap," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Bandarlampung Wakhidi menyebut, dua korban meninggal akibat terkena longsor dan dan tertimpa tembok. Sedangkan satu korban meninggal lainnya terbawa arus.
"Dua korban itu ada di Tanjungkarang Barat, itu karena longsor dan tertimpa tembok. Satu orang di Campang Raya di mana ada mobil yang terlalu memaksa melewati arus deras sehingga terbawa sampai terperosok ke siring," katanya, Sabtu (22/2/25).
Terkait data rumah terdampak banjir, Wakhidi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus mendata korban terdampak. "Data pasti masih kami hitung, tapi untuk lokasi sementara baru 23 lokasi banjir yang kami terima," katanya.
BPBD Kota Bandarlampung juga mencatat terdapat 23 lokasi yang terdampak banjir di Lampung. "Berdasarkan laporan yang kami terima, sementara ini ada 23 titik lokasi yang terdampak dari hujan kemarin," ujarnya.
Ia mengatakan, dari 23 titik lokasi banjir tersebut terdapat sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah. Seperti Tanjung Senang, Kali Balau, dan Sepang Jaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....